SMPN 9 Bengkalis Taja Bazar dan Pameran Daur Ulang Sampah

Pedulilah Sampah Insya Allah Rezeki Bertambah
Harijal - Rabu, 07 Desember 2016 13:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/12/f40c11122016_smpbengkalis.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
der/riaueditor.com
Kepala sekolah Maryana foto bersama beberapa guru SMPN 9 Bengkalis saat acara bazar dan pameran pada MTQ tingkat desa Tameran Minggu (4/12/2016).

BENGKALIS, kabarmelayu.com - Dalam rangka mensosialisasikan daur ulang sampah, SMPN 9 Bengkalis menaja bazar dan pameran hasil daur ulang sampah Minggu (4/12/2016) kemarin.

Tujuan utama dari kegiatan bazar dan pemeran ini adalah ingin mengembangkan sikap masyarakat di desa Tameran tempat sekolah ini berada. Supaya masyarakat Tameran peduli dengan sampah yang dihasilkan di lingkungannya, baik sampah dari rumah tangga, industri, maupun sampah dari pabrik-pabrik seperti sampah tempat minuman mineral, makanan, maupun lainnya untuk dijadikan bahan yang dapat dipakai kembali atau didaur ulangkan sehingga dapat menjadi nilai tambah pendapatan Keluarga.

Hal ini sebagaimana disampaikan kepala SMPN 9 Maryana, SS, M.Pd kepada wartawan Senin (5/12/16). Lebih jauh, Maryana yang sarjana sastra ini mengatakan, 'Sampah yang ada di lingkungan masyarakat tadi dapat diolah oleh masyarakat itu sendiri, jadi masyarakat tidak menganggap sampah itu tidak berharga tapi memiliki nilai. Inilah inti utama kegiatan kami pada bazar dan pameran hari Minggu (4/12/16) lalu," kata Maryana diruang kerjanya.

Ide awal dari kegiatan ini menurut Maryana adalah sekolah yang ia pimpin sejak 2009 silam sudah memiliki program untuk melanjutkan program adiwiyata sekolah. "SMPN 9 Bengkalis adalah salah satu sekolah pemenang adiwiyata sekolah tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2016 yang diterima saat upacara Hari Pahlawan 10 November 2016 kemarin. Kami akan melanjutkan ke tingkat lomba adiwiyata sekolah ini ke tingkat Provinsi Riau yang Insya Allah penilaiannya akan dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2017 oleh tim penilai dari provinsi Riau," tambah Maryana didampingi ketua tim adiwiyata sekolah Soleha, S.Pd.

Bazar dan pameran yang digelar SMPN 9 kemarin sangat mendapatkan apresiasi dari masyarakat yang datang berkunjung di stand bazar sekolah tersebut yang bersama saat pembukaan MTQ tingkat desa Tameran. "Mereka sanggup membeli produksi kerajinan tangan anak-anak kami pada hal barang itu rasanya mudah tapi bagaimana anak-anak kami beserta guru-guru pembimbingnya mengkreatifitaskan sampah tersebut bisa menjadi menarik. Maryana terharu, sampah yang biasanya mereka hasilkan ternyata bila dipajangkan sangat menarik sekali. Hampir 90℅ guru dari 22 orang guru dan hampir 90℅ pelajarnya di sekolahnya hadir dalam pameran yang mereka gelar.

Kendala yang dihadapi Maryana adalah kepercayaan diri bagaimana mensosialisasikan hal di atas dengan baik. Melalui spanduk yang mereka buat dan merupakan perpanjangan tujuan dari kegiatan ini, Maryana merasa salah satu cara yang tepat, "Agar kesannya kami tidak menggurui masyarakat. Di spanduk yang dipasang tertulis moto 'Pedulilah terhadap sampah Insya Allah rezeki akan bertambah," tutur Maryana.

Karena suksesnya bazar dan pameran perdana mereka, Maryana akan melanjutkan kegiatan tersebut di masa akan datang karena mereka melihat banyaknya nilai positif yang terkandung di dalamnya, "Bagaimana menerapkan ini semua di rumah oleh anak-anak kami.  Kami sudah  melaksanakan dengan mendatangi beberapa rumah anak-anak kita bagaimana imbas dan kelanjutan pengolahan sampah oleh mereka.

Kemudian bazar dan pameran yang kami gelar sangat tepat dan memungkinkan kami ikut serta yaitu MTQ tingkat desa Tameran. Kedepannya kalau ada momen acara tingkat Kabupaten Bengkalis kami Insya Allah akan mengikuti bazar dan pameran ini lagi. Kami akan terus mencoba dengan hasil produksi kerajinan tangan anak-anak kami yang lain baik dari segi jumlah maupun jenisnya," pungkas Maryana.

Kalau nanti pihak Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pendidikan mengadakan pameran Maryana menaruh harap, "Agar sekolah kami dapat dilibatkan. Kepada seluruh guru dan keluarga besar di SMPN 9 Bengkalis kami menghimbau marilah kita berpartisipasi aktif dengan program adiwiyata sekolah tingkat Provinsi Riau dan Insya Allah ke tingkat nasional," ajak Maryana menutup perbincangan.

Diantaranya hasil kerja para pelajar di SMPN 9 yang dipamerkan adalah kotak tisu dari gelas dan botol air mineral, pelepah pisang, dan dari upih pinang. Juga ada bunga dari serat jagung, sabun bandung, kulit pinang, kulit jagung, doz telur, busa pemungkus buah. Juga ada bros jilbab dari kain perca, berbagai macam asesioris, keranjang dari gelas minuman mineral, pupuk cair dari jantung pisang, kompos dari sampah organik, pertisida dari daun pepaya,

Semua hasil karya anak ini dibawah bimbingan tim adiwiyata yang Soleha, S.Pd bersama 5 orang anggotanya. Maryani,S.Ag,M.Pdi, Syamsiaturriadhah, A.Md, Tri Yulastuti, A.Md, Ida Nursanti, S.Pdi,  Assuharni, A.Md,(rec)

 

Berita Terkait

Pendidikan

Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri

Pendidikan

Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan

Pendidikan

PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar

Pendidikan

Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine

Pendidikan

Wako Agung Putus Langsung Kabel Fiber Optik Ilegal di Ronggo Warsito Pekanbaru

Pendidikan

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia