Gubri Hadiri Tabligh Akbar dan Wisuda Tahfidz 30 Juz di Siak

Harijal - Minggu, 30 Oktober 2022 13:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/10/f4a117102022_untitled22.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

SIAK - Mengenakan setelan batik lengkap dengan peci hitam, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menghadiri tabligh akbar, gebyar sholawat dan wisuda tahfidz 30 Juz di Pondok Pesantren Tahfizh Lil-Muqorrobien Al-Islam, Kampung Gabung Makmur, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Sabtu (29/10/2022).

Kegiatan tabligh akbar, gebyar sholawat dan wisuda tahfidz 30 Juz ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Santri Nasional ke - 7 dan tasyakuran Hari Jadi PPTQ-LMQ Al- Islami XI.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh santriwati dan prosesi wisudawan juga wisudawati.

"Santri ini harus bisa mandiri, mampu untuk menyesuaikan diri saat tumbuh dimanapun mereka diletakkan. Memang kelihatannya tidak mudah tapi dengan bersama-sama, saya yakin ini mampu untuk kita wujudkan," ucap Ketua Panitia Imam Nur Hamid.

Ia juga mengungkapkan, dalam pelaksanaan peringatan hari besar Islam harus ada tiga kesan yang diberikan kepada masyarakat terutama para santri.

"Kesan yang pertama yaitu adanya peningkatan spiritual, aksi sosial, dan kesan yang ketiga yaitu adanya monumental atau peninggalan yang bisa dinikmati bersama dalam waktu panjang seperti apa seperti pos kamling dan sebagainya," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menuntaskan hafalan Al-quran sebanyak 30 Juz.

"Tentunya inilah yang dibanggakan orang tua masing - masing. Saya baru kemarin menutup lomba tahfidz SMA se - Riau yang diselenggarakan oleh Pemprov Riau dan bertujuan agar anak sekolah umum, dia juga bisa belajar menghafal al-quran," ucap Syamsuar.

"Mewujudkan ini tidaklah sulit dan ini sudah dibuktikan dulu, waktu saya jadi Bupati Siak ada beberapa anak dari SMA pun bisa menghafal 30 Juz. Yang penting adalah kemauan," tambahnya.

Menurutnya, Alquran dan as sunah adalah peninggalan Nabi Muhammad SAW yang harus terus dipelajari dan dikembangkan dengan baik di Provinsi Riau.

"Kami selaku pemimpin daerah tentu ingin terus mensyiarkan Alquran di Bumi Melayu ini. Karena, Melayu sudah disebutkan dari masa lalu adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah dan itu tidak boleh diabaikan siapapun pemimpin Negeri Melayu ini," ujarnya. 

Oleh karena itulah, saat ini program yang berkaitan dengan menghafal Al-quran ini menjadi suatu hal yang perlu terus disyiarkan kepada masyarakat di kabupaten/kota se - Provinsi Riau.

(mcr)

Berita Terkait

Pendidikan

Komisi VII DPR Sambut Baik Pembentukan PTM Indonesia

Pendidikan

BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Pendidikan

Satgas PKH Beri Petunjuk dan Arahan, PPWI Siap Bantu Warga

Pendidikan

Herman Pelani Badminton Friendly Match 2026: Doddy dan Hafis Keluar sebagai Juara Executive

Pendidikan

Penutupan MTQ X, Polsek Rambah Hilir Perkuat Sinergi

Pendidikan

Polresta Pekanbaru Gerebek Empat Pengedar Narkoba di Kampung Terendam, 2,74 Gram Sabu dan Happy Five Disita