Guru Maupun Siswa SMAN 1 Tebing Tinggi Barat 100 persen Sudah Divaksin

Harijal - Jumat, 21 Januari 2022 13:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/01/deff5d012022_untitled3.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Kepala Sekolah SMAN 3 Tebing Tinggi Barat, Ahmad Kamal

KEP.MERANTI, kabarmelayu.com - Sebanyak 163 siswa SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Barat telah melakukan vaksinasi dalam rangka mencegah menularan virus covid-19, dan demi terciptanya sekolah tatap muka 100 persen.

Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMAN 3 Tebing Tinggi Barat, Ahmad Kamal, Jumat (21/1/2022). Selain itu, sekolahnya menerapkan protokol kesehatan baik itu sebelum masuk proses belajar mengajar berlangsung, maupun di dalam kelas tetap mengunakan masker.

"SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Barat sudah 100 Persen, baik itu guru dan siswa, yakni vaksin pertama, sedangkan  vaksin kedua sudah 78 persen katagori kategori umum kami langsung vaksinasi di Puskesmas Tebing Tinggi Barat," kata Kepala Sekolah SMA Negeri Tebing Tinggi Barat Ahmad Kamal Kepada Media ini Jumat (21/1/2022) ketika di komfirmasi.

Menurut Ahmad Kamal, siswa dan siswa kami langsung menuju Puskesmas Tebing Tinggi Barat, dan kami sudah berkerjasama dalam melakukan vaksinasi.

"Walaupun kami telah tatap muka pertanggal 10 januari kemaren, namun kami tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker, kalau tak ada masker kami tetap menyediakan masker bagi siswa dan siswi," jelas Ahmad Kamal.

Ia juga menyampaikan, bahwa tentunya kami menaruh harapan, semua majelis guru, dapat melakukan proses belajar mengajar seperti biasa, namun kami berharap dengan rentang waktu bisa berjalan dengan baik, saat ini kami di sekolah belum maksimal proses belajar mengajar hanya 70 persen dan tentunya dengan vaksinasi, dengan adanya corona bisa basmi itu kami harapkan.

"Kami sudah mulai  belajar sejak tanggal 10 januari, dan baru enam mata pelajaran kami belum boleh kegiatan di sekolah, serta kantin belum bukan, kami belajar dari 7:30 pukul 12:00 wib istrihat makan, bawa dari rumah bekal tak boleh keluar lama," kata Ahmad Kamal.

Ia pun menjelaskan, bahwa kami belum dibolehkan siswa dan siswi, melakukan kegiatan extrakurikuler sama sekali, akan tapi tatapi kami masih menerapkan prokes pakai masker semua.

"Untuk Guru kami ada 29 orang Guru namun empat orang yang belum vaksin kedua, masih menunggu," harapnya.

Ia berharap, virus carona bisa berhenti, dan kami bisa melakukan proses belajar mengajar dengan normal seperti biasanya, serta melakukan kegiatan exrakurikuler kembali, bisa di laksanakan seperti rohis olahrga serta kegiatan pramuka.(Bom).

Berita Terkait

Pendidikan

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Pendidikan

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Pendidikan

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus

Pendidikan

Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

Pendidikan

Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan

Pendidikan

DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS