Gubri Hadiri Talkshow Suska TV, Sampaikan Upaya Pemerintah Terhadap Pendidikan di Riau

Harijal - Rabu, 15 Desember 2021 15:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/12/71c051122021_gubrihadiritalkshowsuskatvsam.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

PEKANBARU - Saat menjadi narasumber dalam Talkshow bersama Suska TV, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan beberapa upaya pemerintah daerah terkait pendidikan khususnya berkenaan mengatasi anak-anak yang putus sekolah di Studio Suska TV UIN Suska Riau, Rabu (15/12/2021).

"Tentunya ini suatu yang prihatin bagi kita, karena kurang lebih 94 ribu siswa dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK banyak yang berhenti sekolah. Bisa disebabkan karena keterbatasan biaya, juga bisa disebabkan karena sekolahnya tidak ada di situ, atau sekolah yang tersedia jauh dari pemukiman mereka," kata Gubri.

Untuk itu, sebagai upaya agar anak-anak di Provinsi Riau khususnya dapat melanjutkan sekolah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau telah membuka SMA terbuka.

Pembangunan SMA terbuka ini, terangnya, agar anak-anak khususnya di daerah pesisir atau daerah terpencil di Provinsi Riau tetap bisa melanjutkan sekolah.

"Sesuai kewenangan kami (di Pemprov Riau) adalah SMA/SMK yaitu membuka SMA terbuka, untuk berikan ruang agar  anak-anak di daerah terpencil tetap bisa melanjutkan sekolah," ujarnya.

Selanjutnya, ia juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Riau untuk juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Riau untuk menyediakan paket belajar sesuai tingkatan baik SD, SMP, atau SMA.

Penyediaan paket belajar ini, tentunya diharapkan dapat membantu anak-anak Riau yang putus sekolah dapat diberikan pendidikan melalui paket belajar tersebut sehingga memiliki ijazah yang setara dengan tingkatan SD, SMP dan SMA.

"Ini salah satu upaya untuk membantu anak-anak kita yang putus sekolah (putus sekolah karena keterbatasan biaya atau sekolah yang belum tersedia di daerahnya)," ungkapnya.

Ia menerangkan, Pemprov Riau juga memberikan bantuan beasiswa terhadap anak-anak Riau yang akan melanjutkan jenjang kuliah seperti S1, S2, atau S3. Walaupun  saat ini, pihaknya menyebutkan belum bisa menjangkau seluruh pihak.

Namun, Gubernur Syamsuar menjelaskan Pemprov Riau juga membantu memfasilitasi melalui bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau untuk membantu anak agar tetap bisa melanjutkan pendidikannya.

"Kami membantu memfasilitasi melalui Baznas, dan diharapkan Baznas kabupaten kota juga bisa melakukan hal yang sama sehingga tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan pendidikan,"  tuturnya.

Untuk itu, ia berharap upaya Pemda ini agar dapat membantu khusus anak-anak di Provinsi Riau untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan dan membantu anak-anak yang telah putus sekolah untuk dapat mendidik melalui paket belajar yang tersedia.

Sementara itu, Rektor UIN Suska Riau, Khairunnas Rajab juga menanggapi upaya mengatasi agar mahasiswa tetap mampu melanjutkan pendidikannya. Pihaknya menyatakan, bahwa telah melakukan kerjasama baik dengan pemerintah kabupaten dan kota se Provinsi Riau terkait beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu.

"Telah melakukan koordinasi (dengan kabupaten dan kota di Riau) agar masyarakat yang kurang mampu mendapat perhatian sehingga mereka (mahasiswa) mendapatkan beasiswa untuk tetap melanjutkan pendidikannya," sebut rektor UIN Suska Riau ini. (MCR)

Berita Terkait

Pendidikan

9.184 ASN Pemko Pekanbaru Serentak Baca Surah Al-Mulk di Masjid An Nur

Pendidikan

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin

Pendidikan

Keanggotaan Dicabut, Dahari Kembalikan KTA PWI

Pendidikan

Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal

Pendidikan

Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah

Pendidikan

Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah