Gubernur Syamsuar: Pesantren Sebagai Benteng Generasi Muda

Harijal - Jumat, 03 Desember 2021 14:44 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/12/daf6f5122021_gubernursyamsuarpesantrensebaga.jpeg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

RUPAT - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada peresmian Pondok Pesantren Al Hidayah Basnaz Riau di Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Jumat (03/12/2021).

Dalam sambutannya, Gubri menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendukung segala hal yang berkenaan dengan peresmian Pondok Pesantren di Provinsi Riau.

"Saya melihat potensi orang Bengkalis ini besar dulu pernah ada yang mengikuti mengaji hingga tingkat internasional. Namun perlu didukung sarananya," kata Gubri.

Melalui peresmian Pondok Pesantren Al Hidayah Basnaz Riau ini, Gubernur Syamsuar berharap dapat mengedukasi masyarakat khususnya di daerah pesisir di Pulau Rupat ini.

Karena beberapa daerah pesisir di Provinsi Riau menjadi sarana masuknya narkoba yang patut untuk diwaspadai. Sehingga perlu, perhatian bagi masyarakat sekitar agar lebih memperhatikan masa depan khususnya generasi muda.

"Pembangunan pondok pesantren ini, tentunya kita harapkan juga bisa membentengi anak-anak generasi muda kita agar lebih memahami agama sedari kecil," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubri juga mengajak masyarakat khususnya yang di Pulau Rupat untuk membayar zakat. Karena membayar zakat sebagai upaya pembersihan harta.

"Selain itu pengumpulan zakat terhadap petani-petani kita ini juga perlu ditingkatkan, dengan melakukan kampanye zakat," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Noor Achmad mengapresiasi dilakukan pembangunan pondok pesantren di daerah perbatasan seperti di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis ini.

"Seperti yang dikatakan oleh Gubernur Riau agar tidak hampa. Alhamdulillah izin terhadap bangunan pesantren ini juga langsung dikeluarkan," ucap Ketua Baznas ini.

Noor Achmad berharap masyarakat serta tokoh-tokoh masyarakat dapat memelihara pondok pesantren ini dan pesantren ini dapat berkembang agar Baznas bisa memasukkan program Baznas yaitu ekonomi pesantren. Ekonomi pesantren ini bertujuan untuk memberikan dampak ekonomi khususnya di lingkungan pesantren.

"Kami tunggu betul pesantren ini, bisa tumbuh menjadi besar sehingga program-program BAZNAS yang telah menjadi center of excellence nanti program-program nasional BAZNAS juga sebagian akan kami tempatkan di pesantren ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, program ekonomi pesantren ini tentunya akan masyarakat bersama pihak pesantren sekaligus mengawasi oleh masyarakat itu sendiri.

"Bisa dilakukan persiapan skema ekonomi pesantren segera di susun, yang penting nantinya bagaimana kurikulum  yang di pesantren ini," tuturnya. (MCR)

Berita Terkait

Pendidikan

9.184 ASN Pemko Pekanbaru Serentak Baca Surah Al-Mulk di Masjid An Nur

Pendidikan

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin

Pendidikan

Keanggotaan Dicabut, Dahari Kembalikan KTA PWI

Pendidikan

Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal

Pendidikan

Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah

Pendidikan

Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah