Delapan Anggota Pramuka Bawakan Tari Tor Tor di Jambore Malaysia

Harijal - Minggu, 27 November 2016 09:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/11/4751aa112016_delapananggota.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
goriau.com
Anggota Pramuka Kwarda Sumatera Utara berfoto setelah membawakan Tari Tor Tor asal Sumatera Utara di panggung Jambore Malaysia.

KUALALUMPUR, kabarmelayu.com  - Tari Tor Tor asal Sumatera Utara dibawakan delapan orang anggota Pramuka Kwarcab Medan, di panggung Jambore ke-13 Malaysia, di Taman Metropolitan, Batu, Kuala Lumpur, Sabtu (26/11/2016). Delapan Pramuka ini berasal dari SMA Al Azhar Kota Medan.

"Kami latihan dua minggu, kami bangga menampilkan Tari Tor Tor ini, karena ini warisan orang orang tua kami terdahulu," ujar Kak Ahmad Yusuf (17) dengan penuh bangga di Taman Metropolitan, Batu, Kuala Lumpur.

Perasaan bangga juga diutarakan oleh Kak Sahanas Salsabila (16) yang juga ikut membawakan tari Tor-Tor. "Ya bangga, apalagi tari ini ditampilkan di acara pertemuan Pengakap Raja atau elit elit Pramuka di Malaysia," ungkapnya lega.

Sementara itu Kak Samsul Nasution, Pimpinan Kontingen Sumatera Utara mengatakan, anggota Pramuka yang mengikuti Jambore di Malaysia sudah siap dengan berbagai penampilan. "Kita siap dengan berbagai penampilan, kita sudah berlatih sebelum berangkat,"  jelasnya.

Diketahui, 13th Malaysian Scout Jambore adalah Jambore nasionalnya Malaysia. Gerakan Pramuka hadir sebagai undangan resmi. Kontingen Indonesia berjumlah 1500 orang, dipimpin oleh Mardhani Zuhri dan CMT; Kurnia Bakti, Fahri Makkasau, Hariqo Wibawa Satria, dr. Evy, Suhardi dan Venny Indri.‎

Adhyaksa Dault sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka ketika melepas peserta ke Malaysia juga berpesan kepada anggota Pramuka yang ikut kegiatan ini agar tidak minder, dalam melakukan interaksi terhadap para peserta.

Adhyaksa justru minta kepada para peserta untuk menunjukan bahwa Indonesia adalah bangsa besar dengan keanekaragaman budayanya.

‎"Jangan pernah berhenti memperdalam wawasan keindonesiaan, jangan sampai anak Pramuka geleng-geleng kepala, alias tidak tahu ketika ditanya tentang Indonesia, seperti jumlah penduduk, budaya, sejarah, dan lain-lain. Pahami isi Pembukaan UUD 1945, Dasa Dharma dan Trisatya, Ingat kita semua adalah duta bangsa Indonesia," ucapnya.

 

(goriau.com)

Berita Terkait

Pendidikan

10 Nama Calon Pimpinan Baznas Riau Diserahkan ke Gubernur

Pendidikan

Operasi Patuh LK 2026 Dimulai, Ini Sasaran Polresta Pekanbaru

Pendidikan

Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Pendidikan

Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau

Pendidikan

Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya

Pendidikan

Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura