Inilah Lima Pesan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka

Harijal - Minggu, 27 November 2016 09:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/11/8af8bd112016_limapesan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
goriau.com
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault foto bersama anggota Pramuka saat melepas kontingen Pramuka yang mengikuti Malaysian Scout Jamboree, di Kuala Lumpur.

JAKARTA, kabarmelayu.com - Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault menyampaikan lima pesan kepada Kontingen Gerakan Pramuka (Pimpinan Kontingen, CMT, Pinkonda, Pembina Pendamping serta 1500 Peserta) yang mengikuti 13th Malaysian Scout Jamboree, di Batu Metropolitan Park, Kuala Lumpur, Malaysia, akan dibuka Ahad (27/11/2016) dan akan berakhir hingga 01 Desember 2016.

“Lima pesan ini agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh segenap Kontingen, demi harumnya nama Indonesia di  Jambore Malaysia ini, ingat kita semua adalah duta bangsa,” jelas Adhyaksa Dault di kantor Kwarnas Gerakan Pramuka, Gambir, Jakarta pada Sabtu (26/11/2016).

Dalam Jambore di Malaysia ini, kontingen Gerakan Pramuka dipimpin oleh Kak Mardhani Zuhri dan CMT; Kak Kurnia Bakti, Kak Fahri Makkasau, Kak Hariqo Wibawa Satria, Kak dr. Evy, Kak Suhardi, Kak Venny Indri.

Berikut lima pesan Ketua Kwarnas, Adhyaksa Dault, Pertama, anak-anak Pramuka Indonesia tidak boleh minder bertemu dengan siapapun, kita bangsa besar dengan sejarah yang gemilang. Hormati dengan sungguh-sungguh siapapun yang ditemui dengan ucapan dan tindakan yang baik dan benar. "Anak Pramuka harus percaya diri, dan wajib hormat pada siapapun, utamanya kepada Orangtua, Guru, Pembina, teman-teman dan orang-orang yang lebih tua ”

Kedua, jangan pernah berhenti memperdalam wawasan keindonesiaan, jangan sampai anak Pramuka geleng-geleng kepala, alias tidak tahu ketika ditanya tentang Indonesia, seperti jumlah penduduk, budaya, sejarah, dan lainnya.  "Ingat kita semua adalah duta bangsa Indonesia”

Ketiga, bangun jaringan, ikut perkemahan di luar negeri itu salah satu manfaatnya untuk membangun jaringan. Jangan hanya berteman dengan teman satu tenda atau satu daerah. Cari teman sebanyak-banyaknya  dari daerah dan negara lain. 20 tahun kemudian bisa jadi kenalan adik-adik itu akan bertemu kembali di forum-forum internasional. "Pulanglah dengan membawa data jaringan”.

Keempat, Jalankan ibadah sesuai dengan Agama masing-masing, jangan pernah meninggalkan ibadah, ingat Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka. Ikuti semua peraturan di Bumi perkemahan, ikuti arahan dari Kakak Pimpinan Kontingen, CMT, Pinkonda, Bindamping. Kakak Pimpinan kontingen bertanggung jawab kepada saya. Saya ingin semua peserta berangkat dengan selamat, dan pulang dengan selamat dan gembira.

Kelima, sampaikan hal-hal yang keren, gembira, asyik tentang kegiatan ini di media sosial. Tagar kita #PramukaDiJamboreMalaysia. Bisa dengan foto, tulisan, video, poster, dll. Ingat setiap Pramuka adalah kantor berita. Setiap peserta wajib menuliskan pengalamannya ikut Pramuka.

 

 

(goriau.com)

Berita Terkait

Pendidikan

Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau

Pendidikan

Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya

Pendidikan

Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura

Pendidikan

Fraksi PKS DPRD Riau Dorong Pembahasan Perda LGBT Disegerakan

Pendidikan

Ancam Warga, Pria di Tapung Hulu Lepaskan Tembakan Saat Dikejar Anggota TNI

Pendidikan

Diguyur Hujan Sejak Sore, Malam Ini Atmosfer Pekanbaru Kembali Biru