JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta gubernur, wali kota dan bupati diseluruh Indonesia untuk terus melakukan pengawasan terhadap Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Presiden juga meminta Kepala Daerah memastikan disiplin protokol kesehatan selama PTM berjalan baik dan lancar. Menurutnya protokol kesehatan di sekolah yang harus dipantau ketat yakni di kantin dan tempat parkir.
Dua tempat tersebut, kata Jokowi, sangat berpotensi terjadi penyebaran virus corona dalam proses PTM berlangsung.
"Diharapkan kepada Kepala Daerah agar hal ini perlu diingatkan kepada seluruh sekolah-sekolah. Untuk itu manajemen pengawasan sangat perlu dilakukan," pintanya saat memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala Daerah se-Indonesia secara virtual, Senin (25/10/2021).
Jokowi juga meminta pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap PTM. Ia menyebutkan dibebrapa negara penyebaran COVID-19 mulai naik diakibatkan pembukaan sekolah dan pihaknya tidak menginginkan hal tersebut terjadi di Indonesia.
"14 persen kenaikan kasus terkonfirmasi COVID-19 disebabkan oleh pembelajaran tatap muka," jelasnya.
Tidak hanya itu, Jokowi juga meminta pemerintah daerah melakukan percepatan vaksinasi kepada murid di sekolah. Guna menciptakan pembelajaran yang berkualitas kepada anak-anak Indonesia.
"Kita juga harus memantau ketat penyelenggaraan PTM dilapangan dan melakukan evaluasi secara berkala, sehingga jika ada anak-anak yang terpapar COVID-19 bisa cepat ditemuka," imbuhnya. (MCR)