Said Hasyim Meradang,Pembangunan Laboratorium Komputer SMPN 1 Sungaitohor, Asal-asalan

Harijal - Jumat, 25 November 2016 08:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/11/660c3c112016_saidhasyimmeradang.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
goriau.com
H Said Hasyim (pakai topi) saat meninjau progres pembangunan laboratorium komputer SMPN 1 Sungaitohor, Kamis (24/11/2016)

SELATPANJANG, kabarmelayu.com - Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim melakukan peninjauan progres sejumlah pembangunan di Sungaitohor, Tebingtinggi Timur, Kamis (24/11/2016). Saat melihat pembangunan laboratorium SMPN 1 Sungaitohor, H Said Hasyim meradang.

Pantauan dilapangan, Kamis siang itu H Said Hasyim didampingi Kabag Adpem Eldy Syaputra, Sekretaris PMD Edy M Noer, Kabag Humas Helfandi, dan beberapa pejabat meninjau pembangunan di Sungaitohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur. Ketika melihat progres pembangunan laboratorium komputer di SMP N 1 Seitohor, Said Hasyim langsung melemparkan beberapa pertanyaan ke PPTK Safaruddin.

Waktu itu Said Hasyim bertanya siapa rekanan pemenang pekerjaan, berapa angka kontrak, dan dimana keberadaan rekanan yang hendak ditemui. Mendapat pertanyaan itu, Safaruddin terlihat kebingungan. Banyak pertanyaan Said Hasyim tak bisa dijawabnya. Melihat gelagat PPT seperti ini, Said Hasyim mulai kesal.

"PPTK mabuk. Mana buku pengawasannya, saya mau teken," katanya.

Buku yang diminta Said Hasyim pun tak kunjung diberikan, dan PPTK banyak tak tahu tentang pekerjaan pembangunan laboratorium komputer tersebut. Sebab, menurut PPTK yang menandatangani pekerjaan bukan dirinya, tetapi KPA Syafrizal Ahmadi yang merupakan Kabid Sarpras Disdikbud Kepulauan Meranti.

"Tolong catat itu, tahun depan jangan sampai dia dapat lagi," kata Said Hasyim setelah tak berhasil bertemu dengan pihak rekanan, Cv Trio Cipta Karya.

Disampaikan H Said Hasyim, hampir semua proyek sekolah tahun 2016 ini, PPTK, PA dan KPA nya tidak mau bertemu dengannya.  H Said mengaku mendapat keluhan dari beberapa kontraktor atas pendeknya waktu yang diberikan untuk bekerja.

"Kita sudah panggil dan berikan peringatan. Nanti tolong buat surat teguran (ke pihak Disdikbud, red) lagi," ujar Said Hasyim sebagai luapan kekesalannya.

Meski pekerja mengaku bisa menyiapkan dua ruangan laboratorium yang bernilai Rp243,365,000,- dari Bankeu itu sesuai jadwal, namun Said Hasyim meminta agar waktu kerja ditambah. Sebab, dengan sisa waktu yang ada, sementara progres baru berkisar antara 20-30 persen, kecil kemungkinan keinginan memanfaatkan laboratorium komputer itu terwujud.

"Kalau ingin menyelesaikan dengan baik, harus kerjakan siang dan malam," ujar Said Hasyim yang tidak ingin pembangunan di Meranti asal-asalan. ***

 

(goriau.com)

Berita Terkait

Pendidikan

10 Nama Calon Pimpinan Baznas Riau Diserahkan ke Gubernur

Pendidikan

Operasi Patuh LK 2026 Dimulai, Ini Sasaran Polresta Pekanbaru

Pendidikan

Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Pendidikan

Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau

Pendidikan

Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya

Pendidikan

Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura