SELATPANJANG, kabarmelayu.com - 27 putera puteri terbaik Kabupaten Kepulauan Meranti yang dikuliahkan di Politeknik Bandung (Polban) kini telah kembali ke daerah. Setelah wisuda ini, rencananya Pemda Kepulauan Meranti akan mengakomodir seluruhnya.
Menurut Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan, M.Si saat ini sudah ada mahasiswa kerjasama Pemda Meranti dengan Unri dan UGM yang menyelesaikan kuliah dan kembali ke daerah. Memang, kata H Irwan lagi, setelah selesai SDM mumpuni akan direkrut bekerja di daerah. Hanya saja, tambah H Irwan, mengingat keuangan daerah seperti sekarang, tidak semuanya bisa direkrut.
"Dengan kondisi keuangan seperti sekarang, belum tau semuanya bisa diterima atau tidak," kata H Irwan, Rabu (16/11/2016).
Kata H Irwan lagi, dalam mengakomodir SDM yang baru menyelesaikan belajarnya itu ada ketentuan yang berlaku. Menurutnya, jika kemarin kuliahnya tentang keuangan atau akuntansi, maka diberlakukan IPK minimal 2,75. "IP nya harus standard," tambah H Irwan.
Berbeda dengan mahasiswa lulusan Polban. Kata H Irwan, semua lulusan Polban hasil kerjasama Pemda Kepulauan Meranti dengan Politeknik Bandung ini akan diterima. Sebab, untuk jurusan teknik, jangankan IP bagus, untuk lulus saja sangat susah. Sebelumnya, dalam pidato saat penerimaan puluhan mahasiswa Polban di Gedung Rapat Kantor Bupati Jalan Dorak, H Irwan mengatakan andai 29 mahasiswa itu mengikuti tes reguler (bukan kerjasama Pemda, red) bisa lulus 15 persen dari keseluruhan saja sudah sangat disyukuri.
"Kalau langsung tes di Polban, paling tinggi 15 persen tingkat kelulusannya. Tapi, dengan kerjasama Pemda ini, alhamdulillah 29 anak-anak kita berkesempatan menuntut ilmu di Polban," ujarnya.
Kepada lulusan Polban dan Unri ini, diharapkan adanya perubahan mindset, dan perilaku. Perubahan ke arah yang lebih positif itu diharapkan bisa ditularkan di tengah kehidupan sehari-hari, sehingga keberadaan lulusan perguruan tinggi tersebut dapat mencerahkan masyarakat.
Kepala Disdikbud Kepulauan Meranti M Arif MN melalui Kabid Dikmen Suandi mengatkan sebenarnya mahasiswa Polban kerjasama Pemda ini sebanyak 29 orang. Namun, baru 27 orang yang wisuda, sementara dua orang lainnya masih tahap penelitian dan akan segera wisuda.
(goriau.com)