Pj Sekdaprov Riau: Polemik PPDB SMA/SMK, Kemendikbudristek Sarankan Gunakan Kas Komite Sekolah

Harijal - Jumat, 18 Juni 2021 23:43 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/06/8a23a9062021_untitled14.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Pj Sekda Provinsi Riau, Masrul Kasmy

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau, melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau, telah mendapatkan solusi untuk pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), untuk tingkat SMA/SMK sederajat, setelah mendapatkan masukan dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), beberapa hari yang lalu. 

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Masrul Kasmy, mengatakan dari hasil pertemuan dengan Kemendikbudristek serta rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan (Disdik) serta stakholder lainnya, disepakati pelaksanaan PPDB tetap dengan sistem online, dengan menggunakan jaringan internet baik dengan provider maupun dengan jaringan internet dengan bekerjasama pihak swasta.

Sedangkan jalan keluar yang disarankan oleh Kemendikbudristek, PPDB bisa menggunakan anggaran dari Komite sekolah. Dengan syarat tidak meminta anggaran dari orangtua siswa, namun dari kas Komite sekolah. Atau dengan alumni sekolah yang bersedia membantu pembayaran PPDB, sesuai besaran yang ditetapkan oleh provider.

“Sama halnya dengan aturan yang telah ditetapkan bahwa, menggunakan dana Operasional Sekolah (BOS) dan BOSDA tidak dibenarkan. Jadi peluang itu bisa dilakukan dengan mengajak komite sekolah, dengan catatannya opsi komite tidak membiayai orang tua. Anggaran bisa diambil dari kas komite, atau misalnya kalau tidak punya kas bisa minta bantuan daripada  alumni,” ujar Pj Sekda Masrul Kasmy, Jumat (18/6).

“Kemudian yang kedua pola melalui tanggungjawab perusahan melalui CSR, karena pendidikan inikan tanggungjawab masyarakat. Jadi pihak sekolah minta kepedulian perusahaan, untuk ikut membantu. Kemudian ada juga dengan menggunakan kerjasama dengan pertamina, dengan Politeknik Caltex Riau, dan Kominfo, dengan sistem dan keahlian mereka menggunakan jaringan yang ada,” jelasnya lagi.

Dikatakan Sekda, penggunaan anggaran yang ada di Komite sekolah menjadi solusi terakhir, setelah dilakukannya kerjasama dengan pihak swasta, salah satunya dengan Politeknik Caltex Rumbai, yang akan bekerjasama dengan IT Kominfo dan IT Disdik Riau dalam membuat jaringan pendaftaran PPDB. Jika tidak berhasil barulah menggunakan dana Komite atau bantuan anggaran dari CSR perusahaan.

“Untuk penggunaan dan komite sekolah, kita menunggu semua model program yang dijalankan. Kalau terpaksa kita menggunakan melalui komite sekolah itu terakhirlah. Untuk sementara kita menggunakan aplikasi dari Politeknik Caltex Rumbai, dan Kominfo, intinya IT Disdik, IT Kominfo mereka kumpul dulu bersama menyelsaikannya,” kata Pj Sekda. (MCR)

Berita Terkait

Pendidikan

9.184 ASN Pemko Pekanbaru Serentak Baca Surah Al-Mulk di Masjid An Nur

Pendidikan

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin

Pendidikan

Keanggotaan Dicabut, Dahari Kembalikan KTA PWI

Pendidikan

Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal

Pendidikan

Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah

Pendidikan

Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah