DUMAI, kabarmelayu.com - Kota Dumai di Provinsi Riau masih memiliki hutan bakau yang letaknya tidak jauh dari pusat kota. Hutan bakau, merupakan pilihan tepat untuk berlibur bersama keluarga diakhir pekan. Selain tempatnya yang teduh dan asri, di hutan bakau pun bisa melihat berbagai jenis tanaman bakau.
Untuk pergi ke hutan bakau di Jalan Nelayan Laut, dari pusat kota hanya membutuhkan waktu 15 menit. Namun sayang, angkutan umum untuk mencapainya tidak bisa kita temukan. Untuk ke sana, bisa dicapai hanya menggunakan kendaraan pribadi.
Informasi yang dihimpun, hutan bakau dirawat Pencinta Alam Bahari (PAB) Kota Dumai. Rusaknya tanaman bakau, dikarenakan ulah tangan-tangan jahil yang tidak peduli untuk menjaganya. Keberadaan hutan bakau sangat dibutuhkan untuk mencegah abrasi yang terjadi di pantai.
Darwis yang tergabung dalam Pencinta Alam Bahari (PAB), menceritakan kepada wartawan, Sabtu (12/11/2016), hutan bakau yang saat ini dirawat oleh PAB mampu menjadi objek wisata yang perlu sentuhan pemerintah.
"Hutan bakau disini, juga didatangi tamu mancanegara yang merupakan peneliti. Mereka datang ke hutan bakau disini untuk meneliti bagaimana ekosistem yang hidup, mampu bertahan dengan kondisi tanaman bakau yang sudah mulai berkurang," beber Darwis.
Sebanyak 20 hektare hutan bakau yang dirawat PAB Dumai, sambungnya. Luasan hutan bakau, dirasakan dirinya belum mencukupi dan perlu dilakukan perluasan.
"Hutan bakau ini bisa menjadi objek wisata, serta penelitian bagi pelajar. Kalau tidak dipertahankan, apa yang akan terjadi. Selama ini kita (PAB, red) menggunakan dana sendiri untuk memperbaiki kerusakan disekitar hutan bakau," jelasnya.
(goriau.com)