PEKANBARU - Plh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy menginginkan masyarakat untuk membangkitkan gerakan cinta membaca.
Hal itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga akan menimbulkan produktivitas dalam kehidupan yang akan memberikan efek dalam kesejahteraan hidup.
"Tentu itu juga memerlukan fasilitas, dan pemerintah akan konsen untuk lebih menekankan upaya peningkatan bina baca pengetahuan masyarakat melalui penyediaan sarana prasarana termasuk perbaikan perpustakaan, pusat-pusat kegiatan literasi masyarakat," ujarnya saat mengikuti Talk Show Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Universitas Lancang Kuning (Unilak), Selasa (26/1/2021).
Sementara itu, salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan minat baca masyarakat menurut Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Syarif Bando adalah perpustakaan. Menurutnya perpustakaan adalah rumah mahasiswa, pelajar dan masyarakat yang melakukan inovasi untuk berubah ke arah yang lebih baik.
"Kalau keadaan hari ini tidak baik, datanglah ke perpustakaan, gali seluruh pengetahuan agar kita bisa perbaiki bangsa ini esok dan lusa," ujarnya.
Selain itu, perpustakaan juga merupakan institut terpentig untuk menemukan solusi menghapuskan belenggu kebodohan dan kemiskinan. Karena itu, merdekakanlah diri dari belenggu kebodohan dan kemiskinan dengan membaca.
Dengan membaca sejumlah literatur, diskusi dan mengikuti pertemuan ilmuan, seseorang mampu mengasah otak, menambah wawasan dan meningkatkan ilmu pengetahuan.
"Bacaan, besar pengaruhnya terhadap kemajuan bangsa," tutup Syarif. (MCR)