KAMPAR-Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang saat ini dilaksanakan diSDN 015 Koto Perambahan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar telah berjalan dengan baik. Gurumau pun orang tua ingin tatap muka terus berlanjut, jangan sampai kembali ke pola pembelajarandaring atau pun luring.
Demikian disampaikan Kepala SDN 015 Koto Perambahan, H. Laenun Efendi, S.Pd kepada mediamelalui selulernya, Sabtu (16/01/2021). Jika dibandingkan dengan daring mau pun luring, PTM jelaslebih baik dan lebih efektif. Guru dapat berinteraksi langsung dengan anak dan tahu kemampuan anak.
"Jika dengan daring mau pun luring, justru orang tua yang mengerjakan tugas anak. Bahkan ada orangtua yang tak faham dengan pelajaran anaknya. Ini jadinya sulit dan mengambang," papar Laenun.
Dengan dilaksanakannya PTM, sebut Laenun anak lebih disiplin dan terkontrol, sehingga orang tuasangat berterima kasih. Pelaksanaan pembelajaran daring dan luring, tambah Kepala SDN 015 sangatmerugikan anak dan orang tua pun kecewa.
Meski jam pelajaran dan keadaan yang terbatas selama PTM, namun guru tetap berupaya maksimalmengejar ketertinggalan semasa daring dan luring pada semester ganjil sebelumnya.
Sekolah melaksanakan PTM dengan sistem shift setiap hari. Untuk shift pertama dimulai pukul 07.30hingga 09.30 WIB Selanjutnya shift kedua dimulai pukul 09.45 hingga 11.45. PTM juga dilaksanakandengan penerapan protokol kesehatan ketat.
Sesuai SK Bupati Kampar tentang PTM yang diperkuat dengan edaran Disdikpora tentangpelaksanaan PTM, sekolah telah mendapat persetujuan seluruh wali murid dalam bentuk pernyataantertulis yang ditandatangani dengan materai.
Lanjut Kepala SDN 015 Koto Perambahan ini lagi, sekolah juga telah bekerja sama dengan timkesehatan dari Puskesmas di wilayah tersebut. Meski belum mendapat MoU, namun pada prinsipnyatim kesehatan telah menilai bahwa SDN 015 Koto Perambahan layak dan diizinkan untuk melaksanakanPTM.**