Hari Guru Nasional 2020, Mendikbud Nadiem Makarim Apresiasi Semangat Juang Tenaga Pendidik

Harijal - Rabu, 25 November 2020 15:46 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/11/30ccd4112020_untitled1.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Liputan6.com/Angga Yuniar)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim

JAKARTA - Peringatan Hari Guru Nasional 2020, hari ini, 25 November, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim mengapresiasi, semangat juang seluruh tenaga pendidik di Indonesia, yang tetap memberikan pendidikan di masa pandemi COVID-19. Para tenaga pendidik terus mencari solusi proses belajar.

Dikutip dari liputan6.com, Nadiem memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tenaga pendidik, "Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tenaga pendidik, pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa," ucap Nadiem melalui video sambutan saat Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2020 di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Rabu (25/11/2020).

"Dengan semangat juang tinggi, pembelajaran (di masa pandemi COVID-19) tetap terus berjalan dengan segala keterbatasan. Melihat dan mendengar cerita-cerita kesungguhan Bapak dan Ibu Guru mencari solusi agar proses belajar anak-anak berjalan."

Nadiem mencontohkan, pembelajaran pada masa pandemi COVID-19, misal membuat anak-anak terbagi menjadi kelompok kecil dan didatangi secara bergiliran. Ada juga yang masuk sekolah dengan menggunakan jadwal.

"Ada juga guru yang mendatangi rumah siswa dan berdiskusi dengan orang tua siswa untuk membantu proses belajar dan mengajar. Bahkan ada yang mencari sinyal di seberang sungai," lanjutnya.

"Semua ini menjadi bukti bahwa kita semua adalah pewaris para pejuang dengan cinta serta mampu beradaptasi belajar berbagi dan berkolaborasi."

1,3 Miliar Siswa di Dunia Belajar dari Rumah

Nadiem menyampaikan, 1,3 miliar siswa di dunia belajar dari rumah selama pandemi COVID-19. Para tenaga pendidik harus melakukan pembelajaran jarak jauh.

"Di seluruh dunia, lebih dari 90 persen atau di atas 1,3 miliar populasi siswa harus belajar dari rumah. Jutaan pendidik dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar virtual," tutur Nadiem.

"Hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga diri dari potensi terkena virus Corona sekaligus memutus rantai penularan COVID-19. Sebagai manusia biasa, situasi sulit ini membuat kita merasa tidak nyaman dan tidak berdaya."

Walaupun begitu, kita tidak menyerah dan membuat bangkit berjuang.

"Ini karena keyakinan bahwa kita tetap bisa mengupayakan keberlanjutan pembelajaran bagi murid-murid yang kita cintai, walau dengan segala keterbatasan," imbuh Nadiem.

(sumber: liputan6.com)

Berita Terkait

Pendidikan

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Pendidikan

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Pendidikan

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Pendidikan

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Pendidikan

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Pendidikan

Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025