Plt Bupati Sukiman Larang Siswa Bawa Handphone ke Sekolah

Harijal - Selasa, 01 November 2016 17:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/11/4b35b8112016_pltbupatirohul.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
riaueditor.com
Plt Bupati Rokan Hulu, H Sukiman

PS.PENGARAIAN, kabarmelayu.com - Plt Bupati Rokan Hulu, H Sukiman meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dapat menerapkan aturan larangan bagi siswa membawa handphone selama kegiatan proses belajar mengajar di sekolah selesai,  untuk semua jenis dan merek handphone.

Tujuan larangan bawa hanphone bagi siswa ke sekolah, agar peserta didik di semua tingkatan fokus belajar dan menimba ilmu di sekolah. Sehingga dapat mengantisipasi siswa melakukan perbuatan yang terlarang dan kegiatan negatif terhadap pornografi dan kejahatan seksual lainnya.  

“Saya minta Disdikpora Rohul, terapkan di seluruh sekolah. Anak didik atau siswa dilarang membawa handphone ke sekolah. Mencegah justru lebih baik. Setidaknya ada upaya dalam mengawasi anak untuk tidak melakukan perbuatan terlarang. Disanalah generasi muda kita terjaga dari dampak negative terhadap penyahgunaan penggunaan alat komunikasi tersebut,” tegasnya,

Menurutnya, penggunaan handphone sering sakali disalahgunakan peserta didik saat belajar di sekolah. Sehinga dapat mengganggu proses pembelajaran di sekolah. Dirinya juga meminta, pihak sekolah bisa  menggelar siraman rohani dan pengajian rutin sekali seminggu .

Dengan adanya penambahan pengetahuan ilmu agama, para peserta didik terhindar dari perbuatan terlarang yang dapat merusak akhlak dan moralnya sebagai penerus pemimpin bangsa.

“Seluruh sekolah, agar meminta nomor handphone wali murid atau orangtua siswa,  yang suatu waktu bisa dihubungi pihak sekolah, karena siswa dilarangan membawa handphone ke sekolah, agar mereka fokus menimba ilmu,” harapnya.

Kemudian, agar sekali-kali pihak sekolah dapat merazia tas peserta didik, sehubungan dengan larangan membawa handphone. Kalau ada kemauan dan komitmen bersama dari pihak sekolah.

“Saya yakin itu nantinya dapat mencegah peserta didik dari perbuatan terlarang,” pungkasnya. (Adv/Hum/rec)

Berita Terkait

Pendidikan

Perenang Asal Kampar Sabet Emas di Asian Para Games 2026

Pendidikan

CKG Riau 37,60 Persen, Kampar Tertinggi

Pendidikan

OJK Dorong Kemudahan Pembiayaan UMKM

Pendidikan

UPT SMP Negeri 3 Tapung Lakukan Kunjungan Studi Tiru ke UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu

Pendidikan

Disanksi Denda oleh Komdis PSSI, PSPS Pekanbaru Layangkan Surat Keberatan

Pendidikan

10 Nama Calon Pimpinan Baznas Riau Diserahkan ke Gubernur