Puluhan Guru Sekolah Alam Mengikuti Outbound di Duri

Harijal - Minggu, 30 Oktober 2016 14:12 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/10/d248ed102016_outbond.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi - foto internet
Puluhan Guru Sekolah Alam Mengikuti Outbound di Duri

DURI, kabarmelayu.com - Puluhan  pendidik (guru) dari 5 sekolah alam (SA) Regional Sumatra bagian Utara (Sumbagut) selama tiga hari melakukan outbound di Sekolah Alam Duri ( Sari), Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Minggu (30/10/2016).

Mereka menghadiri pelatihan (Outbound) Sekolah Alam Students Scout ( SASS) Regional Sumbagut dari tanggal 28-30 Oktober.

Outbound di dunia sekolah alam bukanlah sekedar permainan semata. Melainkan metode untuk melatih nilai-nilai kepemimpinan.

Metode ini pertama kali diterapkan di Sekolah Alam Ciganjur. Sekolah Alam Ciganjur didirikan 1998, merupakan sekolah alam pertama di Indonesia.

Sekolah alam sendiri merupakan sebuah gerakan menyelamatkan generasi muda melalui pendidikan yang memerdekakan anak, mendorong anak berkembang sesuai bakat dan minatnya serta membekali kecakapan hidup yang dibutuhkan di abad ke-21 ini.

Salah satunya adalah dengan menerapkan metode outward bound yang lebih dikenal dengan sebutan outbound (suatu kegiatan yang dilakukan di alam terbuka 'outdoor') di dunia pendidikan. Sebelumnya, metode outbound hanya dipakai dikalangan militer.

Cahya Zaelani salah seorang maestro untuk implementasi metode outbound dalam pendidikan sekolah alam menjadi mentor dalam outbound SASS Regional Sumbagut di Sekolah Alam Duri.

Upacara pembukaan digelar di lapangan terbuka. Pembukaan ditandai kata sambutan Ketua Jaringan sekolah Alam Nusantara(JSAN) Regional 1, Husni Muslim.

"Kehadiran sekolah alam diharapkan bisa menjadi inspirasi untuk pendidikan yang membangun akhlak/karakter untuk Indonesia yang lebih baik. Semangatnya agar kita bisa menjadikan generasi penerus yang berguna, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Kemudian harapan kedepan kita yang berada di regional satu ini bisa mengadakan jambore anak tingkat regional sebagai wujud karya kita di sekolah alam ini " kata Muslim dalam sambutannya.

Bila kita amati secara seksama ungkap Muslim, sebelum Pemerintah mencanangkan perubahan Kurikulum 2013, sekolah alam sudah mulai mengimplementasikan pembelajaran yang menyenangkan, terintegrasi, dengan menyeimbangkan pembentukan karakter dan akademik.

Dalam pelatihan sekolah alam student scout (SASS) Regional Sumbagut peserta mendapatkan materi pendidikan dan pelatihan SA Student Scout. Yakni mengimplementasikan pendidikan karakter dengan menggabungkan kegiatan Pramuka, outbound, dan nilai-nilai religius untuk menyiapkan generasi pemimpin masa depan.

(riaubook.com)

 

Berita Terkait

Pendidikan

Terseret Arus, Seorang Remaja Dilaporkan Tenggelam di Sungai Siak

Pendidikan

Petani di Pelalawan Diserang Beruang Liar

Pendidikan

Pemko Pekanbaru Masifkan Sosialisasi Bahaya LGBT dan HIV AIDS Bagi Siswa

Pendidikan

Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMA-SMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan

Pendidikan

KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna Desa Senama Nenek Siap Sukseskan Perayaan HUT ke-81

Pendidikan

Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan