Webinar `Peran Guru dalam Mengembangkan Pembelajaran Jarak Jauh` Pecahkan Rekor Pendaftar

Harijal - Senin, 15 Juni 2020 22:27 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/06/3e6575062020_untitled18.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
pendidikan.id

JAKARTA - Pandemi virus covid-19 belum diketahui kapan akan berlalu, semua kegiatan masyarakat terganggu, termasuk dunia Pendidikan di Indonesia. Semua berharap kegiatan ajar-mengajar di sekolah bisa kembali berlangsung secepatnya, namun melihat kenyataan bahwa paling cepat siswa baru bisa mulai masuk ke sekolah seperti sedia kala adalah Januari 2021. 

Melihat fakta ini, pilihan #Belajardarirumah menjadi alternatif satu-satunya yang bisa dipakai, maka semua kepala sekolah dan para guru harus memutar otak bagaimana agar pembelajaran jarak jauh bisa berjalan efisien sehingga kegiatan ajar-mengajar bisa berjalan se-efisien mungkin.

Pada momen yang tepat ini, MGMP Jatim bekerja sama dengan Pendidikan.id mengadakan seminar via online ditujukan kepada para guru di seluruh Indonesia dengan topik "Peran Guru dalam Mengembangkan Pembelajaran Jarak Jauh Menyikapi New Normal", diadakan via youtube live yang akan berlangsung pada tanggal 17 & 24 juni 2020, pukul 09.00 WIB.

Pembicara webinar ini beberapa tokoh Pendidikan, diantaranya :

- Drs. Kresnayana Yahya, M.Sc – Pakar Statistik Nasional

- Profesor Daniel Muhammad Rasyid, P.hd, M.RINA – ITS

- Alif Hanifah, M.Pd, M.Si – Juara 2 Guru Prestasi Nasional tahun 2018

Dan beberapa yang lain

Mungkin dikarenakan topik yang menarik dan tepat momennya, dari target 3.000 peserta, sampai dengan hari Senin ini sudah tercatat 26.000 guru pendaftar dari seluruh Indonesia. 

Ketua Panitia, Budi Santoso M.Pd mengatakan, "Kami tak menduga animo para guru dari seluruh Indonesia sangat antusias, para guru dari seluruh propinsi di Indonesia mendaftar, bahkan lokasi terluar Indonesia juga banyak, mulai dari kota Sabang di Indonesia paling barat, Nunukan di Kalimantan utara, kota Merauke di paling timur Indonesia, ada pula peserta dari rote, pulau paling selatan di Indonesia," terangnya.

Sulit dibayangkan sebelumnya, biasanya sebuah seminar yang diikuti oleh 1.000 peserta sudah dianggap banyak, namun webinar ini bisa diikuti lebih dari 26.000 orang yang tersebar dari seluruh Indonesia. 

Dengan pemanfaatan informasi teknologi, sekarang memungkinkan dilakukan hal yang dulu sulit untuk dibayangkan melihat jumlahnya begitu banyak peserta yang ikut. Sudah selayaknya webinar ini bisa masuk ke rekor MURI.

Webinar ini bisa diikuti dengan gratis oleh para guru, cukup dengan mengakses youtube live, dengan alamat:

http://live.pendidikan.id

atau

https://youtu.be/lmI3tYzrFFg

Bagi yang berprofesi sebagai guru silahkan memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah ilmu sekaligus mempersiapkan pembelajaran yang cocok dipakai selama New Normal

Bagi para guru di seluruh Indonesia, selamat mengikuti webinar yang bermanfaat bagi para pengajar ini.(rls)

Berita Terkait

Pendidikan

Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal

Pendidikan

Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah

Pendidikan

Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah

Pendidikan

Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua

Pendidikan

Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi

Pendidikan

Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan