Viral Guru Honorer di Banten Curhat Gajinya Lebih Kecil dari Nilai Ulangan Nobita

Harijal - Jumat, 12 Juni 2020 23:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/06/c514b5062020_untitled34.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(foto: Rosyadi/Okezone)
Mamduh Jamaludin, guru honorer di Serang Banten

SERANG - Warganet baru-baru ini dihebohkan dengan video curhatan Mamduh Jamaludin, seorang guru honorer di salah satu sekolah swasta di Provinsi Banten. Mamduh menumpahkan kegelisahannya terkait honor guru honorer lebih kecil dari nilai ulangannya Nobita dalam karakter film kartun series Doraemon.

Dalam video berdurasi 1 menit 14 detik diunggah melalui akun twitter @MamduhJamaludin itu menceritakan nasib seorang guru honorer dengan cara komedi, seperti yang dilakukan komedian Bintang Emon.

"Video ini untuk adik-adik yang kalau misalkan ditanya cita-cita terus jawabannya pengen jadi guru. Listening, obat kumur.. Dengerin maksudnya. Jadi guru itu bukan cita-cita, jadi guru itu nasib," kata Mahduh seperti video yang diunggahnya melalui @MamduhJamaludin pada Rabu 10 Juni 2020 pukul 12.40 WIB.

Video tersebut hingga hari ini, Jumat (12/6/2020) sudah disukai 13,9 ribu warganet dan di retweet 7,9 ribu akun itu Mamduh membandingkan gaji seorang guru honorer dengan nilai ulangan Nobita. Bahkan, jika dibuatkan film ceritanya dikecam oleh KPI karena terlalu vulgar dan banyak konten negatif.

"Anda harus tahu kalau gaji kami itu lebih kecil dibanding nilai ulangannya nobita. Nobita ulangannya nol, kami gaji kalau dikalkulasikan dengan kebutuhan minus. Nih gaji seratus ribu mau makan enak aja mitos," celetuknya sambil memperlihatkan uang Rp100 ribu dengan bukti pembayaran honornya.

"Solusinya kita kalau mau makan enak paling seratus ribu nih beli kuota 10 giga.Buka youtube tonton tuh tanboy kun mukbang sebulan," tambahnya.

Menurutnya, menjadi seorang guru tantangannya besar. Apalagi menghadapi murid dikelas dengan berbagai karakter.

"Didepan kelas nih ngejelasin, ada ajah tuh yang gendang-gendang meja, ada yang jadi vokal ada yang pakai suara dua, perkusi mereka, Kita didepan dianggap siapa? Adi MS, Erwin Gutawa? Jayadi, Jayadi Siapa, Jayadi siapa?," tutupnya.

Saat dihubungi Okezone, Mamduh membenarkan video tersebut dibuatnya pada tahun 2019 lalu dan baru diunggahnya pada Rabu 10 Juni 2020 lalu. Kini, dia mengajar di salah satu Madrasah Tsanawiyah di Banten.

"Sebelumnya pernah diupload tahun 2019, sempat viral juga sampai 1 juta retweet, Saya hapus postingannya. Nah, kemarin saya upload lagi karena ingin menjawab keresahan para guru honorer saja sih," katanya.

Dia juga menegaskan bahwa honor mengajarnya selama sebulan memang benar Rp100 ribu. "Iyah benar honornya Rp100 ribu," ucapnya.

(BACA: okezone.com)

Berita Terkait

Pendidikan

Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga

Pendidikan

Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka

Pendidikan

Menhut Tinjau Pemadaman Karhutla Kerumutan

Pendidikan

Ganggu Pembangunan Drainase, Pedagang di Jalan Teratai Diultimatum untuk Pindah

Pendidikan

Peringati HUT ke-81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning

Pendidikan

Skandal Paspor Ganda, Ancaman Serius Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia