Menghitung Peluang Lolos SBMPTN Universitas Diponegoro

Harijal - Rabu, 03 Juni 2020 19:44 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/06/41c510062020_untitled12.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Thinkstock/diego_cervo)
Jika ingin jadi bagian dari `spirit` Universitas Diponegoro, calon peserta tes UTBK dan SBMPTN 2020 harus melihat beberapa program studi favorit di sana.

JAKARTA - Usai Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Sebelas Maret (UNS) di Surakarta yang jadi favorit, kemudian menyusul Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang, Jawa Tengah. Pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2019, Undip menarik minat sebanyak 48.735 orang peserta tes.

Melihat sejarahnya, Undip merupakan universitas yang ingin menjawab kebutuhan institusi pendidikan tinggi di Jawa Tengah pada sekitar 1950-an. Saat itu di Jawa Tengah dan Yogyakarta, hanya ada satu universitas yang menyandang status universitas negeri yakni Universitas Gadjah Mada (UGM).

Mengutip laman resmi Undip, pada 9 Januari 1957, resmi berdiri Universitas Semarang. Kemudian pada Dies Natalis universitas yang ketiga, Presiden Soekarno mengganti namanya menjadi Universitas Diponegoro. Keputusan presiden ini pun disusul dengan perubahan tanggal Dies Natalis menjadi 15 Oktober 1957. Tanggal ini diambil mengingat tanggal ini terjadi 'pertempuran lima hari' revolusi fisik di Semarang. Harapannya, lewat tanggal ini Undip mampu meneruskan cita-cita perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Jika ingin jadi bagian dari 'spirit' ini, calon peserta tes UTBK dan SBMPTN 2020 musti melihat beberapa program studi (prodi) favorit di sana. Total prodi yang dibuka tahun ini ada sebanyak 52 prodi, terdiri dari 35 prodi sains dan teknologi serta  17 prodi sosial hukum.

Melansir dari laman resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), berikut prodi saintek terfavorit dan daya tampungnya tahun ini.

1. Kesehatan Masyarakat - 1.516 orang   Daya tampung - 108 orang

2. Kedokteran - 1.492 orang   Daya tampung - 75 orang

3. Akuakultur - 1.526 orang   Daya tampung - 45 orang

4. Teknik Sipil - 1.110 orang   Daya tampung - 66 orang

5. Informatika - 1.106 orang   Daya tampung - 53 orang

6. Arsitektur - 985 orang   Daya tampung - 56 orang

7. Teknik Kimia - 966 orang   Daya tampung - 60 orang

8. Peternakan - 954 orang   Daya tampung - 90 orang

9. Bioteknologi - 937 orang   Daya tampung - 27 orang

10. Gizi - 939 orang    Daya tampung - 41 orang

Berikut prodi soshum terfavorit di UTBK dan SBMPTN 2019 dan daya tampungnya di 2020.

1. Hukum - 3.702 orang   Daya tampung - 255 orang

2. Psikologi - 1.709 orang   Daya tampung - 108 orang

3. Manajemen - 1.426 orang   Daya tampung - 102 orang

4. Ekonomi Pembangunan - 1.413 orang   Daya tampung - 69 orang

5. Administrasi Publik - 1.169 orang   Daya tampung - 63 orang

6. Akuntansi - 1.157 orang   Daya tampung - 102 orang

7. Antropologi Sosial - 1.128 orang   Daya tampung - 45 orang

8. Administrasi Bisnis - 1.095 orang   Daya tampung - 63 orang

9. Ilmu Komunikasi - 1.086 orang   Daya tampung - 63 orang

10. Ekonomi Syariah - 930 orang    Daya tampung - 48 orang 

(CNNIndonesia.com)

Berita Terkait

Pendidikan

Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal

Pendidikan

Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah

Pendidikan

Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah

Pendidikan

Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua

Pendidikan

Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi

Pendidikan

Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan