Mahasiswa Kuliah di Kapal TNI AL, Kalau Cuaca Bagus Sampai ke Natuna

Harijal - Kamis, 27 Oktober 2016 20:22 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/10/dc5bf9102016_mahasiswakuliah.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
goriau.com
Prof. Dr. H. Syafrinaldi dan Prof. Dr. Hj. Ellydar Chaidir

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sedikitnya 57 mahasiswa jurusan Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Islam Riau, Pekanbaru harus mengikuti kuliah di kapal milik TNI Angkatan Laut Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu (29/10/16). Jika cuaca bagus, kuliah akan dilakukan hingga ke Natuna.

Dekan Fakultas Hukum UIR, Prof. Dr. H. Syafrinaldi, SH, MCL menjelaskan, kuliah lapangan ini yang pertama dilakukan FH UIR sejak jurusan HI dibuka, dan mungkin pertama pula dilakukan perguruan tinggi di Riau. "Seingat saya dulu juga pernah dilakukan Universitas Gajah Mada. Karena itu kami berterima kasih kepada Danlatamal IV TNI AL yang sudah memberi kesempatan kepada FH UIR bekerjasama dalam program Join Sailing," kata Syafrinaldi di Tanjungpinang, Kamis (27/10/16).

Menurut Guru Besar tamatan Jerman ini, kuliah lapangan bagi mahasiswa HI sangat penting dilakukan disamping menambah pengetahuan mereka sekaligus menemukan antara teori dengan kenyataan. Di program Join selling itu nanti, mahasiswa bersama para dosen akan berlayar menggunakan kapal TNI Angkatan Laut. Kuliah lapangan disampaikan oleh para perwira TNI AL saat mereka berada di atas kapal. "Kalau cuaca bagus, kemungkinan sampai ke Kepulauan Natuna tapi jika cuaca tidak bersahabat kita hanya berputar di wilayah Kepri saja," ujar Syafrinaldi.

Selain mengikuti kuliah lapangan, mahasiswa HI dan Dosen FH UIR juga menggelar seminar bersama dengan Fakultas Hukum Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Seminar bertajuk, "Penegakan Hukum Kedaulatan Negara Kepulauan dalam Perspektif Perbatasan NKRI" ini, menurut Syafrinaldi, akan mengkaji aspek hukum negara perbatasan dari berbagai persoalan oleh kedua universitas. Dan, untuk itu Fakultas Hukum UIR sudah mempersiapkan pemakalah yang terdiri dari Prof. Dr. Hj. Ellydar Chaidir, SH, MH, Dr. Thamrin S, SH, MH, H. Husnu Abadi, SH, PhD, Dr. Fitriatus Sholihah, SH, MH, Dr. Rasyidi Hamzah, SH, MH, Dr. Ardiansyah, SH, MH, Dr. H. Syafriadi , SH, MH, Dr. Surizki Febrianto, SH,MH, Dr. Riadi Asra Rahmat, SH, MH, Admiral SH, MH, S. Parman, SH, MH dan Roni Sahindra, SH, MH.

Syafrinaldi mengatakan, buah pikir dalam seminar ini menjadi relevan karena kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang memberi prioritas pada pembangunan di kawasan maritim. "Kita tau Provinsi Riau dan Kepulauan geografisnya sangat strategis. Selain memiliki kawasan laut yang sangat luas daerahnya juga berbatasan langsung dengan negara tetangga. Kedua wilayah ini sejak zaman dulu sampai sekarang telah menjadi pintu gerbang dunia internasional," kata Syafrinaldi.

(goriau.com)

Berita Terkait

Pendidikan

Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan

Pendidikan

PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar

Pendidikan

Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine

Pendidikan

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Pendidikan

Setelah Sukses Ujian Akhir TP 2025-2026, UPT SDN 019 Pandau Jaya Siap Hadapi Ujian Kenaikan Kelas Senin mendatang

Pendidikan

Polres Kampar Tertibkan PETI di Aliran Sungai Subayang, 3 Rakit Diamankan