Gubri dan Rektor UIN Suska Riau Temui Wapres

Harijal - Selasa, 10 Desember 2019 16:14 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/12/b886fc122019_untitled8.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Humas Riau

JAKARTA - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim II (Suska) Riau Akhmad Mujahidin menyampaikan hajat untuk mengundang Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Ma'ruf Amin ke Bumi Melayu lancang kuning di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (10/12). 

Adapun pertemuan ini sekaligus untuk menjadikan UIN Suska Riau sebagai pusat pengembangan dan penelitian Ekonomi Syariah, terlebih selama ini Indonesia hanya menjadi target pemasaran Wisata Halal. 

Wapres berkeinginan agar Indonesia menjadi negara Produsen Produk halal, dan bukan hanya menjadi konsumen.

Gubri Syamsuar memparkan bahwa Riau memenuhi potensi menjadi Zona Ekonomi Syariah, serta menjadi kawasan ekonomi industri halal dan menjadi pusat UMKM halal dan ekonomi syariah. Ada 4 Fokus Masterplan Ekonomi Syariah RI yang disampaikan Wapres saat pertemuan tersebut, antara lain:

Pertama, penguatan halal value chain dengan fokus pada sektor yang dinilai potensial dan berdaya saing tinggi.

Kedua, penguatan sektor keuangan syariah dengan rencana induk yang sudah dituangkan dalam Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (MAKSI) sebelumnya dan disempurnakan ke dalam rencana induk.

Ketiga, penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama halal value chain. 

Keempat, penguatan di bidang ekonomi digital utamanya perdagangan (e-commerce, market place) dan keuangan (teknologi finansial) sehingga dapat mendorong dan mengakselerasi pencapaian strategi lainnya

Lebih lanjut Syamsuar mengungkapkan, di Riau juga sudah menerapkan pembangunan Ekonomi berbasis syariah seperti peralihan status Bank Riau Kepri dari Konvensional menjadi Syariah, zakat, Gerakan Wakaf Rp. 2.000 per hari, UMKM halal, pariwisata halal dan lain-lain.

"Kami juga mengharapkan UIN Suska Riau menjadi pusat penelitian dan pengembangan Ekonomi Syariah, jalan pemasaran produk pun kita bisa melalui PT Sarinah," pungkasnya. (MCR)

Berita Terkait

Pemerintahan

Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan

Pemerintahan

Tim Gabungan Pekanbaru Siap Siaga Hadapi Karlahut

Pemerintahan

Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi 76 Paskibraka 2026

Pemerintahan

Bupati Inhil Terima Penghargaan Terbaik II IRH dari Kanwil Kemenkum Riau

Pemerintahan

Pemko Pekanbaru Upayakan Hibah Aset Eks Caltex Rumbai

Pemerintahan

Pacu Jalur Tepian Narosa 2026 Resmi Digelar