BANGKINANG, kabarmelayu.com - Sempena peringatan hari koperasi ke-69 tingkat nasional di Kabupaten Kampar tahun 2016 tanggal 12 Oktober 2016. Dinas koperasi dan UKM Kampar luncurkan Aplikasi berbasis online.
Hal ini sebagai upaya mempercepat pemberantasan zero kemiskinan, zero penggangguran dan zero rumah kumuh
Dalam peringatan hari koperasi kali ini, Deputi Reskstrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi RI diwakili Asisten Deputi perlindungan Usaha koperasi RI, Ir Kamiruddin Mm melakukan sosialisasi izin usaha mikro kecil (IUMK).
Kadis Koperasi dan UKM Kampar, Drs Heri Afrijon MSi dalam laporannya menyampaikan bahwa dari 514 koperasi yang ada, hanya 303 koperasi aktif dan yang bisa melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) hanya 167 koperasi.
Guna mendorong dan memajukan koperasi di Kampar Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kampar sempena peringatan hari koperasi tahun ini memberikan penghargaan koperasi berprestasi tingkat Kabupaten Kampar tahun 2016, pemberian penghargaan yang melaksanakan RAT tepat waktu, pemberian penghargaan penilaian KSP/USP, penandatanganan nota kesepakatan IUMK antara Pemda Kampar dengan pihak BRI wilayah Pekanbaru serta menyelenggarakan acara sosialisasi IUMK dari Deputi perlindungan koperasi Kementerian koperasi RI.
Hal itu dilakukan guna mewujudkan dan memajukan koperasi di wilayah Kabupaten Kampar. Koperasi sebagai soko guru meningkatkan perekonomian rakyat harus dapat berjalan sesuai harapan.
"Koperasi bukan hanya milik pengurus melainkan milik seluruh anggota, oleh karena itu wajib hukumnya para pengurus koperasi memajukan koperasi guna mensejahterakan anggota dan masyarakat", Ujarnya.
Lebih jauh Heri Afrijon menyampaikan guna mendukung lima pilar program pembangunan Kabupaten Kampar yang dikerucutkan menjadi 3 Zero yakni, zero kemiskinan, zero penggangguran dan zero rumah kumuh, dinas koperasi selaku Dinas yang membina dan mendorong dan memajukan koperasi pihaknya terus berupaya memajukan koperasoi doi Kampar.
"Saat ini kita telah membuka Website Aplikasi berbasis online guna mempermudah para pengurus koperasi dalam menjalankan tugas", Ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kampar H Jefry Noer setelah membuka acara sosialisasi IUMK mengatakan bilamana koperasi dapat dikelola dengan baik, sudah barang tentu anggota dan masyarakat akan sejahtera.
Ada 3 kategori atau ciri-ciri koperasi yang sehat diantaranya, memiliki anggota yang jelas, memiliki pengurus baik dan manager.
"Saya minta agar dinas turun kelapangan untuk mengecek dan mendata koperasi yang ada. Karena kabupaten kampar telah banyak menyalurkan dana pinjaman ke pihak kopersi terutama Koperasi Kampar Mitra Mandiri (KKMM)", ujar Jefry.
Hadir dalam acara, Asisten Deputi Perlindungan Usaha Kementerian Koperasi RI, Anggota DPRD Riau Dapil Kampar, Hj Eva Yuliana, Kadis Koperasi dan UKM Riau, Kepala Badan, Dinas, Kantor lingkup Pemda Kampar, para Camat, para pengurus koperasi di Kampar dan tamu undangan lainnya. (rec)