APK Banyak Rusak, KPU dan Panwas Rohil Lamban

Harijal - Jumat, 06 November 2015 14:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2015/11/8539d1112015_kabarmelayuapkrusakrohi.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
JRC
Alat Peraga Kampanye Paslon Bupati dan Wakil di Rohil yang rusak. Keadaan ini jelas tak sedap dipandang mata.

Kabar Melayu (BAGANSIAPIAPI) - Alat Peraga Kampanye (APK) Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hilir pada helatan Pilkada 2015, ditemukan banyak yang rusak. KPU Rohil dinilai lamban mengatasi masalah ini, kendati rusaknya APK jelas sangat merugikan calon. 

Seperti kondisi beberapa APK di sepanjang ruas jalan lintas Bagansiapiapi menuju Ujung Tanjung. Beberapa baliho terlihat sobek. Parahnya, pemasangan aliho yang dipasang KPU ini juga terlihat sembarangan dengan bahan kayu seadanya.

"Jelas ini sangat merugikan Paslon yang bakal maju," ujar Hendra, ST, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Rohil saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (6/11).

Menurut Hendra, kinerja KPU dan Panwaslu dinilai belum maksimal. Hal tersebut terbukti banyaknya APK yang rusak, namun KPU selalu lamban dalam penanganannya.

"Dirawat dan jagalah, itukan sudah menjadi tanggung jawab KPU dan jajaran terkait lainnya," ujar Hendra.

Ditambahkannya, pihaknya juga tak setuju jika kejadian itu dibiarkan berlarut-larut, apa lagi penggantian APK sampai berimbas atau dibebankan kepada pasangan calon. Dalam PKPU nomor 7 tahun 2015 tentang kampanye, hal itu menurutnya juga sudah diatur dengan jelas.

"APK pasangan calon yang rusak itu harusnya kembali dipasang atau diganti, karena aturannya sudah ada. Walaupun kejadian itu disebabkan faktor disengaja mau pun faktor alam," tegas Ketua Komisi B DPRD Rohil ini.

Terpisah, tokoh masyarakat Labuhan Tangga, Ahmad Zauhari (53) juga menuturkan hal yang sama. Pemasangan APK Paslon Bupati dan Wabup oleh KPU ini seolah dipaksakan, hingga terkesan asal pasang dan sia-sia.

"Anggaran KPU kan sudah jelas, jadi terkait APK yang disediakan itu kita menilai jadi sia-sia atau kerja mubazir," ujarnya.

Warga ini menilai KPU tidak siap menjalankan tugasnya. Terbukti, urusan APK yang pada Pilkada serentak ini dibebankan kepada KPU, ternyata tanpa perencanaan yang matang, sehingga wajar jika APK Paslon ini banyak yang rusak.(rec)

Berita Terkait

Pemerintahan

Unik, Serombongan Debt Collector di Pekanbaru Bawa Bunga dan Berjoget

Pemerintahan

Akhyar Ilyas Tukangi PSPS Pekanbaru

Pemerintahan

Buka Muskab Korpri Inhil, Bupati Herman Tekankan Penerapan Manajemen Talenta

Pemerintahan

LPS Diharapkan Buat Terobosan Baru dalam Pengelolaan Sampah

Pemerintahan

LAMR Minta Masalah TKD Segera Dituntaskan

Pemerintahan

Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau