Bupati Wardan Jenguk Balita Penderita Gizi Buruk di RSUD Puri Husada

Harijal - Senin, 13 November 2017 21:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/11/4ca318122017_0000abupatiinhiljengukba.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Diskominfo Inhil
Bupati Wardan bersama Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) sekaligus ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Inhil, Hj Zulaikhah Wardan S.Sos ME saat meninjau bocah penderita gizi buruk di RSUD Puri Husada.

TEMBILAHAN, kabarmelayu.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Drs HM Wardan MP didampingi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) sekaligus ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Inhil, Hj Zulaikhah Wardan S.Sos ME dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Inhil meninjau secara langsung kondisi balita penderita gizi buruk di ruang perawatan anak RSUD Puri Husada Tembilahan, Senin (13/11).

Adalah, Kaila bayi berusia 6 bulan, dan ibunya Rubiati warga Kelurahan Tembilahan Hilir. Awal dirujuk ke rumah sakit Jumat (10/11) lalu, pasien didiagnosa menderita gizi buruk karena berat badan Kaila tidak ideal dengan bayi seusianya. 

Berat badan normal bayi usia 6 bulan ialah sekitar 6-7 Kg. Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut pasien dinyatakan mengidap penyakit infeksi paru yang menyebabkannya sulit bernafas. Hal ini dikatakan Dewi Kartika Sari, Kepala Tim Perawatan Anak.

"Hari ini penderita gizi buruk ada 2 orang. Yaitu Kaila dan Siti Azzahra. Kaila masuknya hari Jumat dengan berat badan ketika itu 2,9 Kg dan sekarang sudah naik menjadi 3,2 Kg. Perawatan sedang berjalan sampai saat ini," jelasnya.

Pemkab bekerjasama dengan PMI dan K3S menyerahkan bantuan berupa susu formula dan sembako kepada pasien. 

Bupati Wardan mengucapkan syukur karena kondisi Kaila sudah membaik. "Alhamdulillah berat badannya sudah naik. Diharapkan kondisinya semakin membaik. Perawatan dari dokter juga semakin intensif", ujarnya saat diwawancarai awak media.

Wardan berharap agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga pasien. Ia juga menjelaskan bahwa melalui Dinas Kesehatan, pihaknya sudah gencar melakukan sosialisasi sampai ke pelosok desa.

"Dari Dinas Kesehatan melalui puskesmas-puskesmas kita menyampaikan kepada masyarakat jika terdapat anak yang terindikasi mengalami kelainan dan sakit untuk sesegera mungkin memanfaatkan fasilitas yang ada, baik melalui puskesmas pembantu (pustu) yang ada di kecamatan maupun dirujuk ke RSUD yang ada di Inhil. Di Inhil sendiri sudah ada 3 RSUD, yakni Puri Husada Tembilahan, Raja Musa di Guntung, maupun Tengku Sulung di Pulau Kijang", terang Wardan. 

Dalam kesempatan ini pula ia menghimbau kepada masyarakat untuk membudayakan hidup sehat, lingkungan yang bersih, dan selalu memeriksakan kesehatan di RS. "Agar ketika ada penyakit yang terdeteksi sejak dini, maka dapat dilakukan pengobatan dan penanganan segera agar terciptanya suasana hidup yang sehat", paparnya. 

Sementara itu, Zulaikhah Wardan mengatakan bahwa pihaknya dari PMI akan selalu sigap dan sedia membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. "Kami dari PMI seperti biasanya jika ada terjadi sesuatu seperti gizi buruk ini sebagaimana yang telah lalu kita beri bantuan susu formula juga bantuan lainnya yang dibutuhkan", sebutnya. 

Sesuai program PMI selain memberi bantuan pemulihan, PMI juga akan terus memantau. "Jika anak ini nantinya sudah sehat dan kembali ke rumah maka kita pantau. Karena kadang-kadang masyarakat awam tidak tahu, takutnya nanti kembali lagi menjadi kurang gizi. Maka nanti PMI bekerjasama dengan Diskes akan memantau perkembangannya", urainya. 

Istri irang nomor 1 di Inhil ini berharap kepada masyarakat jika ada keluarga maupun tetangga yang mengalami hal serupa agar sesegera mungkin memberitahukan kepada puskesmas terdekat atau pihak tertentu yang mungkin bisa membantu mempercepat penanganannya. "Karena jika cepat ditangani maka insya Allah cepat juga proses penyembuhannya. Kalau lambat nanti di samping sulit menyembuhkannya juga bisa dirujuk sampai ke provinsi dan tidak jarang hal yang tidak kita harapkan akan terjadi. Maka jangan sampai terjadi seperti itu", ungkap Ikha, sapaan akrabnya. 

Ia juga mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk menyadari pentingnya kesehatan juga menjaga kebersihan dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih di lingkungan keluarga. "Kepada pihak yang telah membantu penanganan masalah ini saya ucapkan terimakasih. Mudah-mudahan untuk ke depannya dapat kita tingkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat", tutupnya. (Advertorial)

Berita Terkait

Pemerintahan

Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat

Pemerintahan

Ini Pesan Kemerdekaan Syahrul Aidi Saat  Pimpin Upacara HUT RI di Hayfalah Boarding School

Pemerintahan

Empat Titik Pasar Murah di Pekanbaru Pekan Ini, Satu di Kampar

Pemerintahan

Wabup Bagus Santoso Inspektur Upacara Penurunan Bendera Peringatan HUT RI Ke-81

Pemerintahan

Malam HUT ke-81 Kemerdekaan RI Inhil, Momentum Pererat Persatuan dan Kebersamaan

Pemerintahan

Diduga Tak Aktif Sejak 2021, HGU Sambu Grup di Pulau Burung Dipertanyakan