Turut Prihatin, Bupati Wardan Ajak Masyarakat Doakan Saudara Muslim Rohingya

Harijal - Rabu, 06 September 2017 19:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/09/60694a112017_0000aaimg20170905wa0061.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
ist.

TEMBILAHAN, kabarmelayu.com - Krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar mengusik perhatian banyak pihak, tak terkecuali Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan. Dia menilai tindakan itu merupakan perbuatan brutal yang tak berprikemanusiaan.

"Atas nama Bupati dan pribadi, saya mengajak masyarakat Inhil untuk menggelar doa agar krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar segera berakhir," tegas Bupati Inhil HM Wardan, Selasa (5/9).

Imbauan tersebut ditindaklanjuti Bupati Inhil HM Wardan dengan membuat surat edaran kepada Masjid untuk menggelar doa selamat bagi saudara muslim etnis Rohingya di Myanmar. Surat Edaran itu sendiri dikeluarkan melalui bagian Kesra Setdakab Inhil.

"Kita sangat prihatin atas apa yang sedang terjadi di sana. Mudah-mudahan melalui doa yang kita sampaikan dapat menghentikan segala macam bentuk kekerasan yang sedang terjadi di Myanmar," harapnya. 

Melihat pemberitaan baik di media massa mau pun media-media sosial, bentuk kekerasan di Myanmar sangat sadis. Hal itu tidak bisa dibiarkan. Apalagi korbannya adalah masyarakat sipil dan anak-anak yang tidak berdosa.

"Saya dan seluruh masyarakat sangat menyesalkan aksi kekerasan yang terjadi di sana," katanya. 

Bupati juga mendesak agar pemerintah Indonesia dan PBB, bertindak cepat dengan melakukan berbagai upaya agar krisis kemanusiaan segera dihentikan dan tak terjadi lagi. 

Melalui doa yang disampaikan, setidaknya merupakan sebuah bentuk keprihatinan Pemkab Inhil atas apa yang terjadi. Kekejaman itu jelas melukai hati banyak pihak yang sangat mencintai perdamaian dunia.

Sementara, Kepala Bagian Kesra Setdakab Inhil HM Arifin, mengatakan siap menindak lanjuti instruksi Bupati tentang surat edaran doa bersama atas ajakan mendoakan krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar. 

"Segera kami buat dan kami kirimkan sebagaimana imbauan pak Bupati. Saya rasa ini bentuk keprihatinan atas apa yang dialami saudara muslim di sana," kata Arifin. (advertorial)

Berita Terkait

Pemerintahan

Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan

Pemerintahan

Tim Gabungan Pekanbaru Siap Siaga Hadapi Karlahut

Pemerintahan

Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi 76 Paskibraka 2026

Pemerintahan

Bupati Inhil Terima Penghargaan Terbaik II IRH dari Kanwil Kemenkum Riau

Pemerintahan

Pemko Pekanbaru Upayakan Hibah Aset Eks Caltex Rumbai

Pemerintahan

Pacu Jalur Tepian Narosa 2026 Resmi Digelar