PEKANBARU, kabarmelayu.com - Rabu (15/11/2017), Guna meningkatkan kewaspadaan terhadap bangkitnya paham komunis dan paham radikal yang dilarang keras di Indonesia, Korem 031/Wira Bima menggelar pembinaan. Sosialisasi ini merupakan kegiatan bagian dari Bidang Teritorial untuk meningkatkan wawasan prajurit dan PNS di lapangan.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, S.E., M.Si., M.tr (Han) dan dihadiri oleh Prajurit dan PNS di jajaran Korem 031/Wira Bima serta Keluarga Besar TNI.
Dalam sambutan Danrem 031/Wira Bima yang dibacakan oleh Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, S.E., M.Si., M.Tr (Han) disampaikan bahwa komunis senantiasa menjadi bahaya yang bersifat laten dikarenakan pertama, komunis adalah suatu ideologi dan karena itu tidak akan pernah mati, kedua, komunis adalah suatu gerakan internasional yang mempunyai jaringan diseluruh dunia.
Ketiga, komunis adalah gerakan yang berwajah ganda yakni legal dan illegal (gerakan bawah tanah). Keempat, dalam mencapai tujuannya komunis menggunakan cara kekerasan dan menghalalkan segala cara, kelima, mahir dalam taktik dan sistem pendidikan kader didalam dan luar negeri.
“Sementara itu radikalisme adalah suatu paham dari sekelompok orang yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik secara drastis dengan menggunakan cara-cara kekerasan”, ungkap Danrem dalam sambutannya.
Lebih lanjut dalam sambutannya, Danrem berharap agar kegiatan pembinaan antisipasi bahaya laten komunis dan paham radikal pada hari ini, dapat diikuti dengan seksama, karena dengan meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan akan bahaya laten komunisme dan paham radikal dengan melakukan strategi pencegahan dan penanggulangan bahaya laten komunisme ini sangat diperlukan. (penrem031/wirabima)