Dinilai Ada Kejanggalan, Veni Pertanyakan Mekanisme Penerimaan CPNS Kemenkumham Riau

Harijal - Selasa, 10 Oktober 2017 08:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/10/3a03c5102017_000000aauntitled3.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
jsn/rec
Vina dan keluarga, tengah menyampaikan kecurigaan kepada Ketua panitia wilayah Riau, Irfan.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Senin (9/10), Veni Yusherliana Putri, warga Kecamatan Tampan kota Pekanbaru mendatangi Panitia penyelenggara penerimaan CPNS Kemenkumham Wilayah Riau guna mempertanyakan mekanisme rekrutmen CPNS Kemenkumham di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Wilayah Riau, di jalan Hang Tuah Pekanbaru. Pasalnya, dara Lulusan S1 jurusan Teknik Elektro Universitas Riau (UR) ini menilai ada kejanggalan dan kurang transparannya pihak panitia.

Veni Yusherliani Putri didampingi keluarganya menuturkan, dirinya merupakan peserta seleksi CPNS di Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) tahun 2017 dengan nomor peserta: 300412301729449. Dan telah mengikuti beberapa tahapan yang ditetapkan panitia. Pada tahab seleksi SKD dirinya berhasil memperoleh nilai lumayan bagus dengan jumlah 317 dan mampu menjadi peringkat 29.345 dari 163.746 peserta. 

Selanjutnya mengikuti tahap Passing Grade, lagi-lagi dirinya dinyatakan lulus. Tetapi dalam tahab SKB namanya menghilang. Veni merasa ada kejanggalan. Karena model pengumuman jauh berbeda dengan sebelumnya, yang ditampilkan hanya nama dan nomor peserta. Hal inilah yang dipertanyakan kepada panitia, bebernya.

Dikatakan Veni, dirinya tidak keberatan kalah dalam perekrutan CPNS ini, asalkan mekanismenya dilakukan dengan benar dan transparan, cetusnya.

Guntur S, salah seorang keluarga Vina menyebutkan, pihaknya menilai ada kejanggalan terkait penerimaan CPNS Kemenkumhan oleh panitia wilayah Riau. Vina dinyatakan lulus pada tahap Passing Grade tetapi tidak disertakan pada tahab SKB. 

Ditambah lagi, pengumuman hasil seleksi Passing Grade jauh berbeda dengan sebelumnya (SKB-red). Pada pengumuman SKB turut disertakan perolehan nilai peserta bahkan peringkatnya. Namun pada pengumuman passing grade, mereka hanya menampilkan nama dan nomor peserta, ujarnya.

Artinya kata Guntur, apa yang dilakukan panitia CPNS Wilayah Riau, sangat berbeda dengan Stateman Menteri Menkumham Yasona Laoly dan Menteri PAN-RB Asman Abnur, yang menegaskan Penerimaan CPNS Kemenkumham 2017 harus murni dan transparan, ujar Guntur.

Guntur menambahkan, pihaknya akan menindak lanjuti hal ini, dan akan melaporkan ke Pemerintah pusat, pungkasnya.

Erba Irfan, Ketua panitia penerimaan CPNS Kemenkumham untuk wilayah Riau yang dikonfirmasi media ini menuturkan, kedatangan mereka karena ada rasa curiga atas pengumuman hasil seleksi. Karena yang bersangkutan lulus pada tahab passing grade tetapi tidak masuk pada tahab SKB. Padahal kalaupun lulus pada passing grade belum tentu yang bersangkutan bisa mengikuti tahap SKB, terang Irfan.

Menurut Irfan, dalam rekrutmen CPNS kali ini, pihaknya berpedoman kepada  Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 22 Tahun 2017 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS 2017. Dan bagi peserta yang diterima harus mengikuti tiga kali Formasi, sebutnya.

Dia menambahkan, khusus untuk formasi penerimaan CPNS tingkat Sarjana, merupakan wewenang pusat. Merekalah yang menentukan siapa yang lolos, katanya.

Jadi kedatangan mereka hanya untuk memperjelas mekanisme seleksi. Dan setelah dijelaskan mereka sudah memahami dan memerima hasil keputusan panitia, sebut Irfan.(jsn)

Berita Terkait

Pemerintahan

Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak

Pemerintahan

UPT SDN 011 Desa Baru Gelar Kegiatan Kemeriahan Perayaaan HUT RI ke-81

Pemerintahan

Wujudkan Kebersamaan HUT RI Ke-81, UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Aneka Lomba untuk Guru dan Siswa

Pemerintahan

RUU Kawasan Industri Didorong Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM

Pemerintahan

BPBDPK Riau akan Gelar Rakor Tingkat Provinsi

Pemerintahan

Wakapolda Riau: Operasi Kuantan Merah Putih Presisi Ungkap Aktivitas PETI hingga Pemilik dan Pemodal