Bupati Wardan Apresiasi Inisiatif Perbentukan Koalisi Kabupaten Pemerhati Kelapa

Harijal - Minggu, 27 Agustus 2017 19:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/08/a69409082017_0000aabupatiwardanapresia.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Diskominfo Inhil
Bupati Wardan saat mencoba mengupas kelapa.

TEMBILAHAN, kabarmelayu.com - Bupati Inhil HM Wardan mengapresiasi pembentukan koalisi Pemerintah Kabupaten Pemerhati Kelapa, pasalnya Inhil memiliki hamparan kebun kelapa terluas di Indonesia, yakni sekitar 400 ribu hektar sehingga cukup banyak kepentingan di sana terutama dalam mengangkat industri kelapa Indonesia di mata Internasional. 

"Jelas kita sangat mendukung, karena kita kan punya kepentingan pada sektor perkelapaan mengingat luas kebun kelapa kita terbesar," jawab bupati. 

Rencana pembentukan itu merupakan langkah awal dan akan ada pembahasan lebih intens. Oleh karena itu Pemkab Inhil siap dalam segala hal, terutama untuk menyukseskan rencana Koalisi Kabupaten Pemerhati Kelapa. 

Sehari sebelumnya, Asisten II Setdakab Inhil H Afrizal menghadiri rapat awal di Jakarta. Salah satu tujuan rapat itu membangun kekuatan untuk mengembalikan kejayaan kelapa Indonesia.

Pertemuan dihadiri oleh 5 Pemerintah Kabupaten, yakni Gorontalo, Minahasa Selatan, Indragiri Hilir, Lebak dan Kepulauan Sula. Dalam pertemuan tersebut hadir juga Ketua Harian Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI), Perhimpunan Pengusaha Minyak Kelapa Indonesia serta Perhimpunan Petani Kelapa Indonesia.

Ada keprihatinan yang sama terutama fakta bahwa luas kebun kelapa di Indonesia menyusut. Hal itu disebabkan beberapa faktor, mulai dari pohon yang menua, produktivitas kebun sangat rendah, petani kelapa belum sejahtera serta industri kelapa yang belum berkembang.

Seperti diketahui industri kelapa berpusat hanya pada beberapa wilayah di Indonesia terutama di bagian Barat serta di Sulawesi Utara. Namun, di beberapa daerah lain malah memiliki luas areal perkebunan kelapa cukup besar. 

Untuk itu perlu dilakukan gerakan peremajaan kelapa nasional. Sebagai Duta Kelapa Indonesia yang akan didukung oleh koalisi dan berbagai pemangku kepentingan kelapa. "Inilah salah satu kepentingan bergabung dalam koalisi," imbuh Bupati. 

Dijelaskan bupati Wardan, keberadaan koalisi akan sangat membantu upaya mensosialisasikan manfaat tanaman kelapa. Baik secara ekonomi maupun manfaat kesehatan berbagai produk pangan kelapa seperti minyak kelapa maupun santan.

Dalam waktu yang tak lama lagi Kabupaten Inhil akan menjadi tuan rumah Festival Kelapa Internasional (FKI) dalam rangka perayaan Hari Kelapa Dunia. Dalam kesempatan tersebut Asisten II Setdakab Inhil, H Afrizal, langsung menyampaikan undangan. (Advertorial)

Berita Terkait

Pemerintahan

Wujudkan Kebersamaan HUT RI Ke-81, UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Aneka Lomba untuk Guru dan Siswa

Pemerintahan

RUU Kawasan Industri Didorong Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM

Pemerintahan

BPBDPK Riau akan Gelar Rakor Tingkat Provinsi

Pemerintahan

Wakapolda Riau: Operasi Kuantan Merah Putih Presisi Ungkap Aktivitas PETI hingga Pemilik dan Pemodal

Pemerintahan

Hari Pramuka ke-65, 24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan

Pemerintahan

Dispusip Siak Usulkan 'Syair Raja Siak' Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI