Bupati Wardan Gandeng Akademisi Tingkatkan Sektor Industri Kelapa Inhil

Harijal - Jumat, 19 Mei 2017 09:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/05/1a35c5082017_0000bupatiwardan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Bupati Inhil HM Wardan

TEMBILAHAN, kabarmelayu.com - Sebagai upaya mengembangkan potensi industri kelapa skala rumah tangga (home industry), Pemerintah Kabupaten Indragiri menggandeng kalangan akademisi guna melakukan riset.

Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan menyampaikan, sebagai kawasan yang memiliki potensi kelapa terbesar di Indonesia, maka sudah seharusnya dikembangkan penanaman bibit kelapa unggul asli Inhil, yang kemudian dari turunan kelapa ini dapat menumbuh-kembangkan industri rumah tangga di daerah ini.

"Penelitian yang dilakukan kalangan akademisi guna menciptakan home industry berbasis kelapa dapat diawali dengan meneliti bibit kelapa untuk mengindentifikasi kualitas bibit yang unggul. kecuali itu, penelitian juga dapat terfokus pada produk turunan kelapa," ungkap bupati Wardan baru-baru ini. 

Dijelaskan bupati, setelah riset bibit dilakukan, barulah fokus dengan penelitian pada sub-bidang ekonomi, seperti penelitian terkait potensi keekonomian. Semuanya dilakukan tidak terlepas dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dijelaskan, pembangunan ekonomi, memang sudah semestinya dimulai dengan peningkatan pendapatan perkapita masyarakat. Hal ini harus dilakukan melalui pengembangan potensi sumber daya sektoral yang ada di suatu daerah, seperti halnya Kabupaten Inhil dengan potensi pada sektor perkebunan kelapa.

"Jadi, masyarakat pekebun kelapa di Inhil tidak hanya menghasilkan bahan mentah sebagai bahan baku berupa kelapa bulat saja, melainkan juga bisa memproduksi komoditas olahan yang berbahan baku kelapa dari kebun kelapa mereka. Tentunya, ini dapat menciptakan nilai ekonomis yang lebih lagi dibandingkan dengan hanya menjual hasil kebun berupa kelapa bulat saja," terangnya.

Terakhir, Bupati Wardan juga meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah terkait agar dapat lebih serius lagi menindaklanjuti rencana industrialisasi kelapa berskala rumah tangga ini dengan cara melakukan pembinaan dini terhadap masyarakat pekebun kelapa dan lain sebagainya.

"Kami bersyukur yang datang Rektornya (Rektor Universitas Riau, red) langsung. Ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian Universitas Riau terhadap kemajuan Kabupaten Inhil. Perhatian dan kepedulian ini sudah semestinya di respons dengan keseriusan, tidak hanya oleh masyarakat melainkan juga oleh Pemerintah Kabupaten Inhil melalui OPD terkait," tandas Wardan.(Advetorial)

Berita Terkait

Pemerintahan

Wujudkan Kebersamaan HUT RI e-81, UPT SMP Negeri 1 Bangkinang kota Gelar Aneka Lomba untuk Guru dan Siswa

Pemerintahan

RUU Kawasan Industri Didorong Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM

Pemerintahan

BPBDPK Riau akan Gelar Rakor Tingkat Provinsi

Pemerintahan

Wakapolda Riau: Operasi Kuantan Merah Putih Presisi Ungkap Aktivitas PETI hingga Pemilik dan Pemodal

Pemerintahan

Hari Pramuka ke-65, 24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan

Pemerintahan

Dispusip Siak Usulkan 'Syair Raja Siak' Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI