Bupati Wardan Terima Award Penyelamat Kebun Kelapa dari Pekanbaru MX

Harijal - Senin, 03 April 2017 23:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/04/1693e3062017_0000hmwardanterimaaward.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Bupati Inhil, HM Wardan Terima Award Penyelamat Kebun Kelapa dari Pekanbaru MX.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Kembali Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menerima Award. Kali ini datang dari koran harian Pekanbaru MX, atas pengabdian orang nomor satu di Inhil ini sebagai penyelamat kebun kelapa rakyat untuk kesejahteraan petani.

HM Wardan menerima award bersempena dengan milad ke 11 koran bermoto hebat itu. Penyerahan award dilakukan Ceo Riau Pos Group, H Makmur Kasim SE, MM AK, di Gedung Graha Pena, Senin (3/4/2017). Tampak hadir dalam helat tersebut Kadis Kominfo Inhil HM Thaher, Kabag Humas, Marlis Syarif.

Dalam sambutannya, HM Wardan mengucapkan Alhamdullilah menerima award tersebut. "Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Inhil dan seluruh masyarakat, kami sangat mengapresasi dan mengucapkan terimabkasih kepada Pekanbaru MX yang telah memberikan penilaian. Tentunya penilaian ini tidak serta merta diberikan, namun melalui proses kegiatan," ujar HH Wardan.

HM Wardan menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Inhil sejak tiga tahun kepemimpinan, diawal tahun 2014, memfokuskan perbaikan kelapa rakyat. Setelah dilakukan pendataan diketahui kurang lebih 432 ribu hektar lahan perkebunan kelapa di Inhil, dan ini hampir 80 persen milik masyarakat.

Dari 432 ribu hektar kebun kelapa itu, kata HM Wardan, setelah didata setidaknya ada 100 ribu hektar lahan kelapa yang rusak.

"Kalau kita tidak fokus, saya khawatir kelapa di Inhil akan menjadi kenangan, apa lagi kebun kelapa ada yang sudah diahli fungsikan," ucap HM Wardan. 

Adapun upaya yang dilakukan HM Wardan terhadap kebun kelapa yang rusak itu, melalui perbaikan trio tata airnya. Mulai tanggul, pintu klipnya, dan sebagainya. Sedangkan pohon kelapa yang sudah tua diakukan peremajaan, penanaman kembali.

"Saat ini kita sudah menetapkan kualitas bibit unggul kelapa dari Kabupaten Inhil. Alhamdullilah sudah dipatenkan dengan nama Sri Gemilang," kata Wardan.

Diakui HM Wardan, peran media cukup luar biasa dalam mengenalkan kelapa Inhil. Pada saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Riau tahun 2015 di Kabupaten Inhil, adanya lomba menulis tentang kelapa semakin membuat pemerintah daerah semakin genjar memperkenalkan kelapa. Di setiap kesempatan potensi kelapa di promosikan, bahkan sampai mempersentasikan di hadapan menteri, dan di DPR RI.

"Alhamdullilah, sejak itu harga kelapa semakin membaik. Maret lalu harga kelapa per kilo Rp 3000 lebih. Geliat ekonomi masyarakat Inhil tidak ada kendurnya, artinya ketergatungan masyarakat kepada kelapa ini sangat-sangat besar," ungkap Wardan.

Pemerintah Provinsi Riau, ucap HM Wardan, juga memberi dukungan dengan bantuan keuangan dalam pengadaan alat-alat berat. Saat ini sudah sebanyak 16 escavator yang diserahkan ke masing-masing kecamatan.(Advertorial)

Berita Terkait

Pemerintahan

Diduga Tak Aktif Sejak 2021, HGU Sambu Grup di Pulau Burung Dipertanyakan

Pemerintahan

HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Manggala Agni Riau Kibarkan Sang Merah Putih di Tengah Asap Karhutla

Pemerintahan

Paskibra Siak Hulu Sukses Kibarkan Sang Merah Putih pada Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-81

Pemerintahan

Paskibra UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sukses Kibarkan Sang Merah Putih pada Peringatan HUT RI ke-81

Pemerintahan

Momentum Kemerdekaan, Bupati Afni: Jaga Kerukunan, Kebersamaan dan Gotong Royong

Pemerintahan

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Ikuti Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Stadion Tuanku Tambusai