BENGKALIS, kabarmelayu.com - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Bengkalis, H Arianto mengikuti buka puasa bersama Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 031/Wirabima, Brigjen Abdul Karim di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0303/Bengkalis, Jum’at (9/6).
Dalam sambutannya Danrem 031/Wb berpesan para prajurit TNI, anggota Polri, pemda dan masyarakat Kabupaten Bengkalis agar meningkatkan silaturrahmi dan komunikasi yang baik dalam menjaga daerah tetap kondusif. "Jangan sampai terpecah,” ujar Brigjen Abdul Karim.
Lanjutnya, Bengkalis yang dulu dikenal sebagai daerah tenang dan tidak menghanyutkan, sekarang mulai tercium dan terkenal sebagai salah satu daerah yang menjadi pintu masuk narkoba terbesar.
“Untuk itu, sebagaimana tekad TNI, menyatakan perang terhadap narkoba, maka hal ini juga harus semakin ditingkatkan di Kabupaten Bengkalis. Harus disikat habis,” tambahnya.
Danrem menekankan kepada seluruh masyarakat dan pemerintah daerah, harus selalu mewaspadai paham-paham teroris di Kabupaten Bengkalis. Karena tidak menutup kemungkinan, Bengkalis sudah disusupi aliran ini.
“Kami berpesan, dari mulai Rukun Tetangga (RT) sampai ke Kepala Daerah, untuk lebih jeli dan waspada dengan aliran yang memecah belahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Untuk para RT, harus mengetahui identitas penduduk yang bermukim di tempatnya, jangan sampai kecolongan,” tegasnya.
Demikian juga, para RW (Rukun Warga), kepala desa, camat dan sampai kepada pemerintah daerah, Danrem menghimbau agar tidak membiarkan kelompok-kelompok perusak dengan mudah masuk di daerah ini.
Menanggapi pesan-pesan tersebut, Plt Sekda mengaku bahwa pemerintah daerah siap melakukan berbagai upaya pencegahan, seperti sosialisasi dan himbauan terhadap seluruh masyarakat negeri junjungan.
“Bupati pun sudah meminta Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Bengkalis untuk memerangi narkoba, bila ada yang kedapatan menggunakan atau bahkan mengedarkan, selain diproses secara hukum juga akan diberikan sanksi sesuai ketentuan berlaku. Apa bila honorer, maka tidak menutup kemungkinan akan diberhentikan,” jelas Arianto, usai mengikuti buka bersama di Kodim 0303/Bengkalis.
Tentang kewaspadaan terhadap kelompok radikal, Plt Sekda juga mengatakan bahwa Bupati sudah memberikan pesan kepada camat, akan hal itu. Demikian juga dalam membantu memberikan rasa aman kepada masyarakat, agar desa-desa kembali mengaktifkan siskamling dilingkungannya.
“Ini beberapa upaya yang tetap kita lakukan beriringan dengan jajaran TNI, Polri dan lapisan masyarakat pada umumnya. Dan tentunya, sebagaimana pesan Danrem tadi, Alhamdulillah, kita terus dan terus menjaga hubungan dan komunikasi dengan baik kepada aparat penegak hukum dan masayrakat, karena hal ini memang sangat diperlukan dalam mewujudkan rasa aman terhadap daerah ini” jelasnya.
Tampak hadir Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Rizal Faizal Helmi, Waka Polres Bengkalis Kompol Taufik Hidayat, sejumlah Kepala OPD, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis H Amrizal, Ketua LAMR H Zainuddun Yusuf, dan tamu undangan lainnya.(der)