BAGANSIAPIAPI, kabarmelayu.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir segera membentuk tim Yustisi untuk menangani berbagai permasalahan yang belum teratasi. Hal ini sesuai dengan kesepakatan yang didapat saat Rapat Koordinasi dan Evaluasi Komunitas Intiligen Daerah yang dipimpin Sekda Rohil Drs H Surya Arfan, Rabu (24/8).
Dalam rapat ini disepakati aka segera dibentuk Tim Yustisi daerah yang terdiri dari berbagai pihak yang terkait, diantaranya Pemda bersama Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, Polres Rokan Hilir, Kodim 0321 Rokan Hilir Kantor Imigrasi, Kantor Pajak, serta TNI- Al serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersangkutan.
Sekda mengatakan, bahwa banyak permasalahan yang belum bisa diatasi dan perlu adanya tim Yustisi ini sehingga bisa cepat diselesiakan serta adanay tindakan. "Salah satu yang belum bisa ditasai masalha kebakaran hutan dan lahan, karena ulah orang tak bertanggung jawab tia tahun kebakaran melanda daerah kita," kata Sekda.
Bahkan mirisnya lagi saat ini upaya pemadaman Karlahut merenggut nyawa Pratu Wahyudi yang merupkan prajurit TNI dari Denyonrudal 004 Dumai yang hilamg 6 hari dan ditemukan jasadnya terbakar di Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko.
"Ini tidak bisa dibiarkan jangan sampai korban makin bertambah lagi dari pihak manapun dan harus ditindak semua pelakunya," tegas Sekda.
Permasalahan lainnya diantaranya masalah Warga Negara Asing (WNA) yang datang di Rohil jangan sampai tak terdata dan diketahui pihak terkait.
"Pusat kan menetapkan bahwa setiap WNA mau ke Indonesia 164 negara itu dibolehkan tanpa visa. kita takut pula nantinya dengan demikian semena-menang datang cukup dengan bermodal paspor dan membuat permasalahan di dalam negri.'' jelas Sekda.
Untuk permasalahan lainnya terkait dengan masih bebasnya barang illegal di Rokan Hilir dan perlu tindakan nyata untuk menekannya sehingga tidak berdampak pada perekonomian masyarakat.
"Dalam rapat tadi ada penjelasan bahwa barang ilegal marak di Panipahan dan kita takut makanan yang legal itu malah berbahaya dan tentunya masuk tanpa izin akan merugikan masyarakat dan produk-produk dalam negri," jelas Sekda.
Tak sampai disitu saja, permasalahan lain yang jadi sorotan adalah masih ditemukannya di pasaran Bawang Merah Impor padahal pemerintah pusat tidak ada membuka keran impor Bawang di Indonesia. "Kalau ini dibiarkan bisa rugi masyarakat karena otomatis petani bawang kita akan menjerit," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0321 Rokan Hilir Mayor Inf Kadek Muliarasa menanggapi salah satu hal yang menjadi permasalahan diantaranya keberadaan SPBU Batu Empat yang beroperasi tidak sesuai dengan jam secara umum. "Sore sudah tutup dengan alasan premium habis, tapi anehnya kedai-kedai dan kios depan SPBU masih berjualan," kata Kasdim.
Ie menduga adanya permainan dan harus segera diatasi, apalagi jika mau membeli premium di malam hari sangatlah sulit karena SPBU sudah tutup dari sore. "Silahkan along-along membeli bawa jirigen kan kusus daerah yang tidak ada SPBU nya ada rekomendasi Disperindag, namun diimbangilah jangan pula semuanya dihabiskan ke jirigen dan SPBU sampai kosong," kata Kasdim.
Dalam kesempatan itu juga Danpos Al Bagansiapiapi Letta Laut (P) Ari Solikhin mengatakan, bahwa untuk daerah perairan yang menjadi kendala adalah 2 hal menjadi perhatian diantaranya wilayah tangkap di laut Rohil karena smepat terjadinya permasalahan nelayan baika antar Nelayan Sumatra Utara bahkan sampai dengan wilayah Malaysia baru-baru ini.
Kemudian juga tidak adanya rambu pemasangan Tiang Bubu di periaran Rokan Hilir sehingga sangat dikhawatirkan berbahaya bagi para nelayan.
"Tiang bubu itu kalau pasang tenggelam, jadi kalau saat melintas malam hari dan memang tidak ada penerangannya dan ini perlu kita carikan solusi dan jangan sampai ada korban," tegasnya.
Kemudian masih banyak permasalahan lainnya yang harus diselesiakan oleh Tim yang akan dibentuk dan saat ini sedang disusun oleh Kesbangpolinmas Rokan Hilir. Dalam kesempatan itu juga dilakukan nota kesepahaman untuk langkah awal membentuk Tim Yustisi Rokan Hilir. Tim juga nanati terdiri dari tim inti dan kelompok-kelompok kerja untuk mempermudah kerja di lapangan.
Hadir dalam Kesempatan itu Kasdim 0321 Mayor Kadek, M, Kasiintel Kejari Rohil Sri Odit Meogonondo, Kasat Intel Polres Rohil AKP Asmida Rizki Siregar SIK, Danposal Bagansiapiapi Leda Laut (P) Ari Solikhin, Pincab Bank Riau Bagansiapiapi Bahrun Amid, Pewakilan Kantor Pajak, Kantor Imigrasi dan Kepala Kesbangpolinmas Rohil Drs Suandi. (rd)