Bupati Wardan Bersama Gubri Tinjau Bencana Longsor Di Kuala Enok

Harijal - Selasa, 02 Mei 2017 21:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/05/2d5a3d052017_0000img20170501wa0058.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Diskominfopersantik Inhil
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman didampingi Bupati Inhil HM Wardan meninjau Bencana Longsor Di Tanah Merah, Senin siang (1/5/2017).

INHIL, kabarmelayu.com - Mengetahui kabar bencana tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman didampingi Bupati Inhil HM Wardan, usai menghadiri haul Syeikh Abdurrahman Siddiq Bin Syeikh M Afif Al Banjari di Desa Teluk Dalam, kedua pemimpin negeri itu langsung menuju lokasi kejadian, Senin siang (1/5/2017).

Kedatangan dua pemimpin negeri ini, disambut haru masyarakat Kuala Enok khususnya korban bencana tanah longsor.

Tak cuma meninjau, Gubri dan Bupati Wardan juga memberikan baantuan secara simbolis bagi korban bencana. "Alhamdulillah melalui kunjungan ini kami dapat pula menyalurkan bantuan bagi masyarakat Kuala Enok, khususnya yang terkena bencana," ucap Gubri Andi Rachman.

Camat Tanah Merah, Yuliargo, yang menyambut langsung kedatangan dua pemimpin itu melaporkan bahwa sejak kejadian tanah longsor melanda kemarin siang (30/4/2017), bantuan dari beberapa pihak termasuk Pemkab Inhil sudah berdatangan.

"Alhamdulillah, beberapa jam saja kejadian itu terjadi, bantuan baik dari Pemkab Inhil maupun dari berbagai organisasi dan masyarakat telah berdatangan. Bantuan tersebut juga sudah kami bagikan pak," lapor Yuliargo kepada gubernur dan bupati Inhil.

Terkait pelantar yang rubuh akibat kejadian tersebut, sambung Yuliargo, saat ini tengah diupayakan agar dapat dibuat pelantar darurat. Hal ini katanya, karena pelantar tersebut merupakan akses penting bagi kelangsungan perekonomian desa Tanah Merah dan kelurahan Kuala Enok.

"Makanya kami akan segera mengupayakan agar dapat membuat pelantar darurat demi akses  perekonomian masyarakat di sini tetap berjalan dengan baik," ungkap Yuliargo.

Bencana tanah longsor, seakan langganan, memang telah sering kali terjadi di kawasan sebagian besar Inhil, khususnya Kuala Enok. Untuk itulah Bupati Inhil, H M Wardan, mengatakan bahwa dengan berbagai kejadian dapat menjadi pelajaran bersama.

"Ini namanya musibah kita tidak pernah memperdiksikan dan tidak mengetahui kapan terjadinya musibah. Tentunya kejadian ini menjadi pedoman bagi kita dalam melaksanakan pembangunan yang senantiasa harus berhati-hati dan musibah setiap saat bisa terjadi," kata Wardan.

Dengan kunjungan yang langsung dapat membawa gubernur Riau itu, Wardan juga mengharapkan agar Pemerintah Provinsi Riau dapat pula menyalurkan bantuannya secara lebih ke lokasi bencana. Khususnya sebut Wardan, bagi pembangunan kembali beberapa infrastruktur penting yang sangat dibutuhkan masyarakat.

"Apalagi jalan yang terkena longsor ini merupakan akses utama untuk hubungan dari Kuala Enok ke Tanah Merah. Tentu kita berharap dengan kunjungan gubernur dapat membantu bagi pembangunan infrastruktur ini melalui APBD-nya," pinta Wardan.

Menjawab hal ini, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyatakan siap menyalurkan bantuan dari Pemprov Riau. Untuk itu dia meminta agar Pemkab Inhil segera membuat laporan kejadian tersebut dan mengirimkannya ke Pemprov Riau.

"Kita siap karena Pemerintah Provinsi Riau tidak akan tinggal diam selama kabupaten menyatakan kondisi ini darurat Provinsi akan turun tangan. Untuk itu kita pinta Pemkab Inhil segera membuat laporannya ke Pemprov Riau," tegas gubernur.(Advertorial)

Berita Terkait

Pemerintahan

Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal

Pemerintahan

Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG

Pemerintahan

Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu

Pemerintahan

Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla

Pemerintahan

Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69

Pemerintahan

Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan