April, Kantor PSDKP Rohil Difungsikan

Harijal - Kamis, 23 Maret 2017 16:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/03/662491032017_0000aprilkantorpsdkproh.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
dw/rec
Kantor PSDKP Rohil segera Difungsikan.

BAGANSIAPIAPI, kabarmelayu.com - Kantor Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang berlokasi di Jalan Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko akan segera difungsikan.

"Saat ini kami sedang memindahkan semua barang-barang kantor. Rencana pindah akhir Maret ini dan April sudah difungsikan," ujar Koordinator Satuan Pengawas PSDKP Rohil, Denggan M. Ilmi Sagala, Kamis (23/3) di Bagansiapiapi.

Ia mengatakan, bangunan kantor tersebut dibangun 2016 lalu yang dianggarkan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). "Selama dua tahun kami berkantor di Jalan Pahlawan, Bagansiapiapi. Sebelumnya kami gabung di Dinas Perikanan Rohil," ucapnya.

Ia mengaku butuh penambahan personil mengingat personil yang ada saat ini masih minim. "Jumlah personil kita sedikit sekali hanya lima orang. Dari pusat cuma dua orang yakni saya dan tenaga kontrak, kemudian tiga orangnya berasal dari perbantuan Dinas Perikanan," kata Denggan yang akan bertugas di PSDKP Belawan ini.

Penambahan personil, lanjutnya sudah disampaikan ke Dinas Perikanan setempat. Karena menurutnya semakin banyak personil akan semakin baik lagi pelayanan maupun pengawasan. 

"Kalau untuk ukuran Satuan Pengawas minimal 20 orang PNS dan Tenaga Kontrak. Nanti mereka akan ditugaskan untuk melayani masyarakat yang mengurus surat terkait masuknya kapal pukat harimau yang datang dari luar Rohil. Kemudian untuk patroli bisa diturunkan 8-10 orang," katanya.

Karena itu ia berharap kepada Pemkab Rohil segera menyurati KKP terkait penambahan personil tersebut. "Biasanya KKP itu mendengar surat dari Bupati langsung respon dan diperhatikan," katanya pula.

Menyikapi keluhan nelayan terkait masuknya kapal pukat harimau, Denggan menegaskan upaya yang dilakukan selama ini hanya bisa melapor ke pimpinan di Belawan. "Kapal-kapal itu biasanya datang dari Belawan maupun Tanjung Balai. Jadi PSDKP Belawan yang gencarkan melakukan patroli, karena disana ada kapal pengawasan," sebut dia.

Keberadaan kapal patroli di Rohil menurutnya sangat penting untuk melakukan pengawasan, hanya saja butuh operasional yang besar.

"Memang saat ini kami belum punya kapal patroli, tapi sebenarnya kalau mau kapal patroli harus diperbanyak dulu personilnya. Kalau kapal dulu dikasi orangnya belum ada tidak bisa kami kelapangan. Sekarang yang bisa kami lakukan dengan personil yang ada hanya pengawasan didarat seperti budidaya, termasuk pengawasan unit-unit pengolahan," pungkasnya. (dw)

Berita Terkait

Pemerintahan

Diduga Tak Aktif Sejak 2021, HGU Sambu Grup di Pulau Burung Dipertanyakan

Pemerintahan

HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Manggala Agni Riau Kibarkan Sang Merah Putih di Tengah Asap Karhutla

Pemerintahan

Paskibra Siak Hulu Sukses Kibarkan Sang Merah Putih pada Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-81

Pemerintahan

Paskibra UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sukses Kibarkan Sang Merah Putih pada Peringatan HUT RI ke-81

Pemerintahan

Momentum Kemerdekaan, Bupati Afni: Jaga Kerukunan, Kebersamaan dan Gotong Royong

Pemerintahan

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Ikuti Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Stadion Tuanku Tambusai