Pj Bupati Kampar: “Harus Lebih Hati-hati Menganggarkan Perencanaan”

Harijal - Selasa, 21 Maret 2017 22:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/03/744b0a032017_0000pjbupatikamparharus.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
sy/rec
Pj Bupati Kampar, Syahrial Abdi berjabat tangan dengan Menpan RB saat menghadiri Musrenbang Provinsi Riau Tahun 2017 di Hotel Arya Duta Pekanbaru.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Riau Tahun 2017 ini, ada sebuah indikasi kepastian dana alokasi viskal kita, untuk mengganggarkan suatu perencanaan kegiatan harus lebih berhati-hati, karena formulasi dana alokasi umum yang selama ini selalu fix melalui peraturan menteri keuangan, hari ini bisa dievaluasi ditengah jalan, untuk itu kita harus benar-benar ekstra hati-hati dalam menganggarkan Anggaran Pembelanjaan Belanja Daerah kita.

Begitu dikatakan PJ.Bupati Kampar, Syahrial Abdi, AP, M.Si, usai menghadiri Musrenbang Provinsi Riau Tahun 2017 yang dilaksanakan di Ball room Aryaduta Hotel Pekanbaru, Selasa (21/03), yang juga dihadiri oleh menteri PAN RB Asmar Amnur, ‎

Ditambahkan Syahrial Abdi, konsekuensi dari dapat berubahnya perencanaan diatas, para kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), khususnya kepala Bappeda, BPKAD harus benar-benar mencermati dan mengikuti perkembangan dinamika yang ada dan dampak yang paling nyata adalah alokasi untuk dana desa, untuk itu kepada kepala desa harus lebih berhati-hati dalam menyusun dan menganggarkan di Desa masing-masing

"Kepada kepala OPD yang membidangi pemerintah desa, diharapkan memberikan pendampingan dan edukasi ekstra kepada para kepala desa dalam menyusun dan menganggarkan dana desa, karena masih banyak kepala desa yang belum tau tentang aturan yang berlaku saat ini agar nantinya para kepala desa tidak terjerat masalah hukum ditemukan hari," harap Syahrial.

Pada kesempatan tersebut, Syahrial juga mengatakan Aspek yang akan kita kembang pada tahun 2018 nanti adalah pertanian dan perkebunan, karena dari hasil reses wakil rakyat yang turun ke desa-desa, sesungguhnya itulah yang di butuhkan oleh masyarakat

"Mumpung kita Mereview dan mevisi RPJMD, ini kesempatan kita untuk menentukan arah pembangunan kita , 5 tahun kedepan, untuk itu, langkah kita melibatkan Bupati terpilih dalam musrenbang beberapa waktu lalu, sudah sangat tepat, karena kita tidak perlu menghabiskan waktu untuk menyusun ulang sesuai arah kebijakan beliau," ujar Syahrial.

Syahrial mengingatkan, saat ini kita harus kerja ekstra hati -hati, ekstra cepat dengan berhitung cermat, dengan memperhitungkan cost and benefitnya serta impac yang akan terjadi dari perencanaan yang akan kita buat. (sy/rec)

Berita Terkait

Pemerintahan

Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG

Pemerintahan

Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu

Pemerintahan

Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla

Pemerintahan

Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69

Pemerintahan

Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan

Pemerintahan

Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah