LPTQ Bengkalis Sosialisasi Hasil Munas 2016

Harijal - Senin, 13 Maret 2017 15:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/03/885b3b032017_0000_lptqbengkalissosialisasihasilmunas2016.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Humas Bengkalis
LPTQ Bengkalis Sosialisasi Hasil Munas 2016.

BENGKALIS, kabarmelayu.com - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bengkalis menggelar sosialisasi hasil Musyawarah Nasional (Munas)  LPTQ tahun 2016 di Jakarta, tentang pedoman Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Dipimpin Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis, H Arianto, sosialiasi yang dihadiri seluruh perwakilan kecamatan digelar di Sekretariat LPTQ Kabupaten Bengkalis jalan HR Soebrantas, Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, Senin (13/3/2017). “Hasil Munas ini perlu diketahui oleh pengurus LPTQ kecamatan dan nantinya pihak kecamatan kami harapkan akan menginformasikan kepada desa-desa. Makanya kita melakukan sosialisasi terhadap hal ini, agar aturan yang telah ditetapkan ini bisa ditindaklanjuti,” ujar Arianto. Arianto menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu diketahui dari hasil Munas ini diantaranya penambahan golongan. Seperti golongan remaja As-Sab’ah Mujawwab, remaja Murattal, dewasa As-Sab’ah Murattal. Kemudian, regu Fahmil Putra dan Putri, serta regu Syarhil Putra dan Putri.   “Sebelumnya, kita mengetahui bahwa cabang tilawah hanya terdiri dari golongan Tilawah Tartil, Anak-anak, Remaja, Dewasa dan Qiro’ah Sab’ah, saja. Namun, sekarang ada penambahan. Begitu juga dengan regu Fahmil dan Syarhil. Yang dulunya boleh bergabung, kini, dipisah antara putra dan putri,” jelas Ketua Harian LPTQ. Selain itu,  dalam hasil Munas ini juga disepakati penambahan umur peserta MTQ untuk golongan Tartil, Anak-anak, Remaja, Cacat Netra, 1 Juz Tilawah, 5 Juz Tilawah, 10 Juz, 20 Juz dan 30 Juz. Juga Tafsir Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Arab. Untuk diketahui, batas usia peserta golongan Tartil 12 tahun 11 bulan 29 hari, yang sebelumnya 10 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan Anak-anak, 14 tahun 11 bulan 29 hari, sebelumnya 13 tahun 11 bulan 29 hari. Kemudian batas usia maksimal golongan Remaja, 24 tahun 11 bulan 29 hari, sebelumnya 19 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan Cacat Netra, 49 tahun 11 bulan 29 hari, sebelumnya 44 tahun 11 bulan 29 hari. Selanjutnya, golongan 1 Juz Tilawah, 15 tahun 11 bulan 29 hari, sebelumnya, 12 tahun 11 bulan 29 hari. Golongan 5 Juz Tilawah, 20 tahun 11 bulan 29 hari, sebelumnya 14 tahun 11 bulan 29 hari. Lalu, golongan 10 Juz Tilawah, 22 tahun 11 bulan 29 hari, sebelumnya 16 tahun 11 bulan 29 hari. Hifdzil Qur’an 20 Juz, 22 tahun 11 bulan 29 hari, sebelumnya 18 tahun 11 bulan 29 hari. 30 Juz, 22 tahun 11 bulan 29 hari, sebelumnya, 20 tahun 11 bulan 29 hari. Untuk golongan Tafsir Bahasa Indonesia, usia maksimal peserta 34 tahun 11 bulan 29 hari, sebelumnya, 29 tahun 11 bulan 29 hari. Bahasa Inggris, 34 tahun 11 bulan 29 hari, sebelumnya, 29 tahun 11 bulan 29 hari, dan Bahasa Arab, 22 tahun 11 bulan 29 hari, sebelumnya, 20 tahun 11 bulan 29 hari.(za/der)

Berita Terkait

Pemerintahan

Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG

Pemerintahan

Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu

Pemerintahan

Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla

Pemerintahan

Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69

Pemerintahan

Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan

Pemerintahan

Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah