Jefry Noer: Mari Kita Memberikan Kasih Sayang Kepada Anak Yatim

Harijal - Rabu, 17 Agustus 2016 14:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/08/cac457082016_000jefrynoermarikitamemberikankasihsayangkepadaanakyatim.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
sy/rec
Bupati Kampar Jefry Noer ketika Anjangsana di Panti Asuhan Aisyah Daerah Kabupaten Kampar pada rangkaian Peringatan Hut Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71.

BANGKINANG, kabarmelayu.com - Salah satu orang yang mendustakan  agama adalah orang yang menyia-nyiakan anak yatim, tergantung kita bagaimana meletakkan diri kita didalam golongan orang yang mana, marilah kita saling memberikan kasih sayang kepada anak yatim. Demikian dikatakan Bupati Kampar H Jefry Noer ketika memberikan sambutan pada acara Anjangsana di Panti Asuhan Aisyah Daerah Kabupaten Kampar dalam rangka peringatan Hut Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71. Rabu (17/8)

Dalam kesempatan itu pula Bupati Kampar mengharapkan agar dibuat panitia pengumpulan Sumbangan untuk Panti Asuhan ini, dan kepada anak Panti agar selalu bersabar, karena anak Panti adalah anak pilihan yang di ganjaran Allah SWT surga.

Jefry juga mengimbau kepada seluruh satker yang hadir pada kesempatan tersebut, untuk menyisihkan rezeki yang didapat ke panti asuhan ini. Untuk apa gunanya bermegah-megah di dunia ini, jika tidak punya bekal diakhirat kelak, berikanlah sebahagian rezeki untuk membantu anak-anak di panti ini yang pasti akan dibalas oleh Allah, ujarnya.

Untuk anak yatim dipanti Asuhan untuk mempertebal iman dan taqwa, dengan cara memperbanyak ibadah Kepada Allah Swt, semua ini adalah cobaan, serta agar anak Panti lebih kuat dalam menjalani kehidupan, ungkap Jefry Noer.

Ditambahkan Jefry Noer agar selalu akur dengan sesama teman, jangan saling berbenturan karena semua adalah bersaudara. Hal yang lebih penting lagi, jangan rendah diri tinggal di panti, karena sesungguhnya orang-orang seperti kalian inilah yang banyak berhasil. Untuk itu rajinlah belajar, paculah diri kalian untuk menjadi orang yang sukses, ucap Bupati.

Dalam kesempatan itu pula Jefry Noer juga mengingatkan untuk menjauhkan dari sifat mendustakan agama, caranya dengan berinfaq sebanyak-banyaknya dan Allah SWT niscaya berjanji akan dibalas berlipat ganda. Dan Jefry Noer juga membuka kesempatan kepada Panti Asuhan untuk diberikan kesempatan belajar keterampilan Jahit menjahit di Pelatihan PKBM di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Ujarnya.

Kepada para pengasuh, Bupati menyampaikan bahwa menjadi pengasuh anak-anak di Panti asuhan, bukanlah hal yang mudah, butuh kesabaran dan keikhlasan yang sangat luar biasa. Anak-anak yang tinggal di panti memiliki berbagai macam karakter.

Pengurus Panti Asuhan Aisyah Daerah Dra. Nutwati dalam sambutannya menyampaikan tujuan hanyalah ingin membentuk akhlak dan moral wanita di Kabupaten Kampar, serta menciptakan wanita yang solehah. Yayasan Panti Asuhan merupakan implementasi dari Surat Al Maun yakni mencintai anak yatim piatu.

Pemerintah Kabupaten Kampar sejak tahun 2008 telah ikut membantu dan menyokong Panti ini, ada program diantaranya program perlindungan dari rusaknya perilaku yang merusak, pelayanan fisik dan mental kegiatan keagamaan dan kegiatan olahraga bagi anak Panti Asuhan ini dan program pendidikan yakni pelatihan kegiatan jahit menjahit serta bagi yang berpreatasi diberikan mesin jahit. Dan adanya beasiswa bagi anak berpreatasi untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Kapasitas Penampungan anak sudah padat, masih banyak membutuhkan ruang untuk menambah agar Panti Asuhan ini bisa menerima lebih banyak anak yatim piatu dan terlantar ini. Saat ini anak Panti Asuhan yang telah dididik berjumlah 80 orang.

Banyak yang lagi yang dibutuhkan Panti Asuhan Aisyah ini, dirinya juga mengharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar membantu dalam segi apa saja, pungkasnya. (sy)

Berita Terkait

Pemerintahan

Unik, Serombongan Debt Collector di Pekanbaru Bawa Bunga dan Berjoget

Pemerintahan

Akhyar Ilyas Tukangi PSPS Pekanbaru

Pemerintahan

Buka Muskab Korpri Inhil, Bupati Herman Tekankan Penerapan Manajemen Talenta

Pemerintahan

LPS Diharapkan Buat Terobosan Baru dalam Pengelolaan Sampah

Pemerintahan

LAMR Minta Masalah TKD Segera Dituntaskan

Pemerintahan

Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau