MTQ Pebatuan Resmi Dibuka, 101 Kafilah Perebutkan Piala Bergilir

Rafizis - Minggu, 20 September 2026 22:57 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/09/_4066_MTQ-Pebatuan-Resmi-Dibuka--101-Kafilah-Perebutkan-Piala-Bergilir.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Pembukaan MTQ X tingkat Kelurahan Pebatuan.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU – Suasana religius sekaligus penuh budaya menyambut kedatangan Camat Kulim Fajri Adha S.STP., M.Si. bersama rombongan saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-X tingkat Kelurahan Pebatuan, Ahad (20/9/2026).‎‎Bukan sekadar seremoni, kedatangan rombongan camat disambut dengan silat tradisional, iringan kompang dan lantunan rebana ibu-ibuhingga menuju lokasi pembukaan di Masjid Husnul Khatimah, RW 09 Kelurahan Pebatuan.‎‎Kemudian, sebanyak 101 kafilah dari 15 RW tampil dalam ajang MTQ yang menjadi wadah pencarian bibit-bibit qari, qariah, hafiz dan hafizah terbaik untuk dipersiapkan mewakili Kelurahan Pebatuan pada MTQ tingkat Kecamatan Kulim.‎‎Antusiasme masyarakat juga terlihat sejak penyambutan hingga pembukaan. Anak-anak, remaja hingga orang dewasa turut memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian MTQ tersebut.‎‎Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni, S.H., M.H., Danramil 05/Sail Mayor Arh Hardi, Ketua TP PKK Kecamatan Kulim Elvira Dian Putri, SP., Sekcam Kulim Peri Susanto, Lurah Pebatuan Suwandi Nasution, S.IP., serta para lurah se-Kecamatan Kulim.‎‎Hadir pula Ketua Forum RT/RW Kecamatan Zulfikri, Ketua LPM Kecamatan Rahmat, Ketua Forcintaku Kulim, seluruh RT/RW se-Kelurahan Pebatuan serta para kafilah.‎‎Bukan Sekadar Perebutan Juara‎Camat Kulim Fajri Adha memberikan apresiasi terhadap panitia, peserta dan masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ Kelurahan Pebatuan.‎‎Menurutnya, MTQ tidak semestinya hanya dipandang sebagai ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur'an. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an sekaligus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai ajaran Islam.‎‎"Melalui Musabaqah Tilawatil Qur'an, diharapkan dapat memberikan manfaat dan meningkatkan motivasi masyarakat untuk membaca Al-Qur'an serta mendalami ajaran Islam," ujar Fajri.‎‎Ia menyebut sejumlah cabang perlombaan yang digelar menyasar peserta dari berbagai kelompok usia, khususnya kategori anak-anak hingga remaja.‎‎Antusiasme masyarakat, menurut Fajri, menjadi salah satu modal penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan keagamaan di tingkat kelurahan.‎‎ "Bagi Pemerintah Kecamatan Kulim, dukungan masyarakat menjadi modal penting agar MTQ tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Kehadiran masyarakat diharapkan ikut menciptakan lingkungan yang mendorong anak-anak dan remaja untuk semakin dekat dengan Al-Qur'an," jelasnya.‎‎Tak hanya itu, MTQ juga menjadi bagian dari proses pembinaan calon qari dan hafiz yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kecamatan Kulim pada ajang yang lebih tinggi.‎‎ "Selain membangun semangat religius di tingkat kelurahan, MTQ ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan calon-calon qari dan hafiz yang nantinya dapat membawa nama Kecamatan Kulim pada ajang yang lebih tinggi, hingga MTQ tingkat Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, bahkan tingkat nasional," tutup Fajri.‎‎MTQ Pebatuan Jadi Kelurahan Kelima‎‎Fajri menjelaskan, MTQ Kelurahan Pebatuan merupakan pelaksanaan MTQ tingkat kelurahan yang kelima sekaligus terakhir di Kecamatan Kulim pada tahun ini.‎‎Rangkaian MTQ tingkat kelurahan tersebut telah dimulai sejak 6 September 2026, dengan pelaksanaan di Kelurahan Mentangor, Pematang Kapau, Sialang Rampai, Kulim dan terakhir Pebatuan.‎‎Dengan selesainya seluruh rangkaian MTQ tingkat kelurahan, Kecamatan Kulim kini memiliki sejumlah calon kafilah yang dapat diseleksi untuk dipersiapkan menghadapi MTQ tingkat kecamatan.‎‎101 Kafilah Perebutkan Piala Bergilir‎‎Sementara itu, Lurah Pebatuan Suwandi Nasution mengatakan MTQ tahun ini diikuti sebanyak 101 peserta dari 15 RW.‎‎Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan di Kelurahan Pebatuan.‎‎"Antusias warga cukup tinggi, baik yang mengikuti maupun yang hadir menyaksikan kegiatan MTQ ini. Pesertanya mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa, jumlahnya lebih kurang 100 orang. Jumlah ini menjadi yang terbanyak dibandingkan kelurahan lainnya di Kecamatan Kulim tahun ini," sebut Suwandi.‎‎Sejumlah cabang perlombaan dipertandingkan, di antaranya tilawah anak-anak, tilawah remaja, tilawah dewasa dan tahfiz anak-anak.‎‎Menurut Suwandi, kompetisi tersebut tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga mengasah kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an serta menanamkan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan.‎‎Yang membuat persaingan semakin menarik, MTQ tahun ini juga memperebutkan piala bergilir yang sebelumnya berada di RW 04.‎‎Piala tersebut kini kembali diperebutkan oleh 15 RW yang ambil bagian dalam MTQ Kelurahan Pebatuan.‎‎"Persaingan antar peserta diharapkan berlangsung secara sehat dan menjadi motivasi bagi setiap RW untuk terus mendorong generasi muda berprestasi di bidang keagamaan. Tentunya diharapkan semakin banyak yang ikut mengambil bagian dalam MTQ ini," katanya.‎‎Bidik Juara Kecamatan hingga Kota‎‎Suwandi optimistis tingginya jumlah peserta dan dukungan masyarakat dapat menjadi modal bagi Kelurahan Pebatuan untuk melahirkan kafilah-kafilah terbaik.‎‎Ia berharap peserta terbaik nantinya mampu membawa nama Pebatuan tidak hanya pada MTQ tingkat Kecamatan Kulim, tetapi juga melangkah hingga tingkat Kota Pekanbaru.‎‎"Kami optimistis peserta dari Kelurahan Pebatuan bisa menang di tingkat Kecamatan maupun tingkat Kota Pekanbaru. Tentunya MTQ di Kelurahan Pebatuan diharapkan menjadi ruang pembinaan generasi Qur'ani sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat," tutupnya.‎‎Pembukaan MTQ ke-X Kelurahan Pebatuan pun berlangsung meriah. Di balik kemeriahan tersebut, terselip harapan besar agar 101 kafilah dari 15 RW bukan hanya berlomba menjadi yang terbaik, tetapi tumbuh menjadi generasi yang semakin dekat dengan Al-Qur'an dan mampu membawa nama Kelurahan Pebatuan ke panggung MTQ yang lebih tinggi.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Merawat Masa Depan, Begini Skema Tanam 25 Pohon untuk Pelajar

Pemerintahan

MTQ Sialang Rampai Dibuka, Momentum Syiar Kecintaan terhadap AlQuran ‎

Pemerintahan

Kafilah Riau Tampilkan Budaya Melayu dalam Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang

Pemerintahan

MTQ Nasional XXXI 2026 Jateng, Kafilah Riau Siap Berikan Penampilan Terbaik

Pemerintahan

Akhir September 2026 Jalan Ronggo Warsito Bebas Kabel Udara

Pemerintahan

56 Kafilah Riau XXXI Tahun 2026 Semarang Dilepas, Ada Bonus Rp200 Juta