Harhubnas 2026, Bupati Kasmarni Tekankan Keselamatan Transportasi

Redaksi - Kamis, 17 September 2026 11:51 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/09/_6367_Harhubnas-2026--Bupati-Kasmarni-Tekankan-Keselamatan-Transportasi.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Bupati Kasmarni pada Upacara Peringatan Harhubnas 2026.(Foto: Diskominfotik)
kabarmelayu.com,BENGKALIS - Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, S. Sos., M. MP., bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026. Upacara berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (17/9/2026).

Dalam upacara tersebut, Bupati Kasmarni membacakan pidato tertulis Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi yang mengajak seluruh insan perhubungan untuk terus memperkuat konektivitas sekaligus menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi.

Bupati Bengkalis menyampaikan rasa syukur atas berbagai pekerjaan yang telah diselesaikan jajaran perhubungan. Namun, momentum Harhubnas tahun ini juga diwarnai keprihatinan atas berbagai musibah transportasi yang terjadi belakangan ini.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar Kementerian Perhubungan, saya kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan," demikian disampaikan Bupati Kasmarni saat membacakan pidato Menteri Perhubungan.

Dia menegaskan, berbagai peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan dalam transportasi tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administratif terhadap sistem yang dibangun dan diawasi.

"Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus hidup di lapangan," tegasnya.

Penegasan terhadap keselamatan semakin penting karena jajaran perhubungan bekerja di tengah lingkungan yang semakin kompleks.

Dalam beberapa waktu terakhir, sektor perhubungan harus merespons berbagai kondisi, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, erupsi Gunung Anak Krakatau, gangguan penerbangan hingga kecelakaan pelayaran

Dalam kondisi tersebut, keselamatan dan konektivitas harus dijaga secara bersamaan. Petugas dituntut berani menghentikan operasi ketika kondisi tidak aman, namun pada saat yang sama harus cepat mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tetap berjalan.

Pada Harhubnas 2026, diangkat tema "Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju." Tema ini menggambarkan peran strategis transportasi dalam menghubungkan pulau dengan pulau, kota dengan desa, sentra produksi dengan pasar, serta masyarakat dengan fasilitas pendidikan dan kesehatan

Transportasi juga berperan mempertemukan keluarga, membuka kesempatan kerja, membawa bahan pangan, menggerakkan industri hingga menghadirkan negara di wilayah 3T, yakni daerah terdepan, terluar dan terpencil."Transportasi tidak dapat dipandang semata sebagai urusan kendaraan dan infrastruktur," katanya.

Disebutkan, keberadaan sebuah pelabuhan dapat mengubah kehidupan masyarakat di suatu pulau. Penerbangan perintis dapat mempersingkat perjalanan berhari-hari menjadi hitungan jam. Jalur kereta dapat membuka pusat ekonomi baru, angkutan massal yang baik dapat menghemat waktu masyarakat, sedangkan sistem logistik yang efisien dapat membuat hasil petani, nelayan dan pelaku usaha sampai kepada masyarakat dengan biaya yang lebih wajar.

Menteri Perhubungan juga menegaskan pentingnya konektivitas antara pusat-pusat produksi dan permukiman untuk menurunkan biaya angkut serta biaya logistik dan memperluas pemerataan pembangunan.

Karena itu, jajaran perhubungan ke depan dituntut menjaga layanan keperintisan agar masyarakat di wilayah 3T tetap terhubung, memperkuat angkutan massal perkotaan, membangun integrasi antarmoda serta memperbaiki sistem logistik.

"Pada saat yang sama, kita harus berani berubah. Teknologi harus membuat pengawasan semakin transparan dan efektif," lanjutnya.

Transformasi digital, katanya, harus menghasilkan dampak nyata, seperti perjalanan yang lebih selamat, kepatuhan yang lebih baik serta sistem logistik yang semakin tertib.

Meski demikian, kecanggihan teknologi tetap harus diiringi integritas, kepedulian dan keberanian manusia dalam mengambil keputusan yang benar.

Lima citra manusia perhubungan yang selama ini menjadi pedoman juga diminta tidak sekadar dihafalkan, tetapi diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Di antaranya tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, tangguh menghadapi tantangan serta bertanggung jawab terhadap keselamatan dan keamanan jasa perhubungan.

Bupati Hj. Kasmarni turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan perhubungan yang bekerja di balik layar demi memastikan layanan transportasi tetap berjalan.

Mulai dari petugas yang memeriksa landasan, mengawasi pergerakan kapal, memastikan persinyalan kereta, memeriksa kendaraan, mengatur navigasi dan lalu lintas, hingga petugas yang berada di terminal, stasiun, pelabuhan dan bandar udara.

Termasuk pula mereka yang tetap berada di lapangan ketika terjadi bencana maupun kecelakaan.

"Untuk seluruh pengabdian itu, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih. Namun penghargaan terbaik terhadap pekerjaan yang sudah kita lakukan adalah tidak cepat merasa puas," ujarnya.

Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menutup pidatonya, Menteri Perhubungan mengajak seluruh insan perhubungan menjadikan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi. Momentum tersebut diharapkan menjadi awal untuk membangun budaya keselamatan yang lebih kuat dan berkelanjutan sepanjang tahun.

Peringatan Harhubnas 2026 di Kabupaten Bengkalis tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan transportasi yang aman, terhubung, tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Usai upacara, Bupati Hj. Kasmarni juga turut menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah perusahaan jasa transportasi dan insan Perhubungan yang dinilai baik dalam memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir pada upacara tersebut, Dandim 0303/Bengkalis, diwakili, Pasi Intel, Kapten Inf Agus Dani, Kapolres Bengkalis, diwakili, Kasat Lantas Bengkalis, AKP Shandra Amalia, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bengkalis, diwakili Yanto, Kepala Bea dan Cukai Bengkalis diwakili Kepala Sub Umum, Ariel Seno Nugroho.

Hadir pula para Asisten dan Staf Ahli, Kepala Dinas Perhubungan, Ardiansyah, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, serta para undangan lainnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Bupati Kasmarni Buka KKI 2026, 129 Tim Siap Berkompetisi

Pemerintahan

Wakili Riau di 5 Besar Nasional, Bengkalis Ikuti Tahapan Presentasi dan Wawancara Apresiasi Parasamya Karya Kencana 2026

Pemerintahan

Bupati Bengkalis dan Forkopimda Turun ke Lokasi Karhutla Sungai Meranti

Pemerintahan

Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes

Pemerintahan

Bengkalis Wakili Riau untuk Penilaian Parasamya Karya Kencana

Pemerintahan

Bupati Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan Kualitas Pelayanan Kesehatan