Pekanbaru Tuan Rumah IMT-GT GCMC 2026, Wako Agung Ajak Kepala Daerah Perkuat Kolaborasi Kota Hijau

Redaksi - Rabu, 05 Agustus 2026 13:51 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/08/_6803_Pekanbaru-Tuan-Rumah-IMT-GT-GCMC-2026--Wako-Agung-Ajak-Kepala-Daerah-Perkuat-Kolaborasi-Kota-Hijau.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Pertemuan IMT-GT GCMC 2026 di Pekanbaru.(Foto: istimewa)
kabarmelayu.com,PEKANBARU – Ajang pertemuan internasional Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) 2026 resmi bergulir di Kota Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).

Seminar Pembangunan Kota Hijau di Ballroom Hotel Pangeran menjadi agenda pembuka rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga 7 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, didampingi Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho. Pertemuan ini dihadiri para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk membahas penguatan pembangunan kota hijau melalui kolaborasi lintas negara.

Dalam sambutannya, Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan rasa bangga karena Pekanbaru dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan IMT-GT GCMC 2026. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan bagi masyarakat Riau sekaligus momentum memperkuat kerja sama antar daerah.

"Ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Riau. Kami bersyukur Pemerintah Kota Pekanbaru diberikan amanah menjadi tuan rumah IMT-GT GCMC 2026," ujar Agung.

Ia menegaskan, kepala daerah tidak dapat membangun wilayahnya secara sendiri-sendiri. Karena itu, kerja sama antarkota dan antarnegara menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Wako Agung mengakui masih banyak kota di Indonesia, Malaysia, maupun Thailand yang memiliki pengalaman dalam pembangunan kota hijau. Ia berharap Pekanbaru dapat memperoleh berbagai masukan dan berbagi pengalaman demi mempercepat pembangunan yang ramah lingkungan.

"Tentu kerja sama ini juga tidak terlepas dari bagaimana kita bersama-sama menyejahterakan masyarakat di daerah masing-masing," katanya.

Menurut Agung, Pemerintah Kota Pekanbaru terus menggagas berbagai program untuk mewujudkan kota hijau. Upaya tersebut juga diperkuat dengan Program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.Ia menilai pembangunan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian alam demi masa depan generasi mendatang.

"Tema ini mengingatkan kita bahwa kepedulian kita bukan lagi hanya membangun gedung-gedung besar, tetapi bagaimana menjaga alam karena itu berarti menjaga masa depan anak-anak kita," ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Agung mengajak seluruh kepala daerah yang hadir untuk bersama-sama menjaga lingkungan, sungai, dan kawasan alam agar tetap lestari.

"Kami sering diingatkan bahwa ketika kita memuliakan alam, memuliakan sungai, maka kita juga akan dimuliakan oleh alam yang menjadi tempat kita hidup," tutupnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Wako Lantik Zulhelmi Arifin Sebagai Sekdako Pekanbaru

Pemerintahan

HGB Ratusan Ruko STC Pekanbaru Tak Bisa Diperpanjang

Pemerintahan

Simpang Sebidang Arifin Ahmad - Sudirman Dibuka Akhir Tahun ini

Pemerintahan

Penataan Tepian Sungai Sail, Pemko Gandeng Kemenko

Pemerintahan

Distankan Pekanbaru Gelar Vaksinasi Rabies Gratis 1 Agustus Hingga 30 September 2026

Pemerintahan

Wako Geram Revitalisasi Pasar Bawah Tak Tuntas, Pengelola Terancam Putus Kontrak