Kampung Tangguh Anti Narkoba di Rumbai Diresmikan

Redaksi - Minggu, 10 Mei 2026 12:13 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/05/_7415_Kampung-Tangguh-Anti-Narkoba-di-Rumbai-Diresmikan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Kapolresta Pekanbaru meresmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba.(Foto: Iat)
PEKANBARU- Polresta Pekanbaru meresmikan tiga Kampung Tangguh Anti Narkoba sebagai langkah memperkuat pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika di ibu kota Provinsi Riau. Peresmian tersebut dipusatkan di Kampung Terendam, Kecamatan Rumbai, yang menjadi simbol dimulainya gerakan perang terhadap narkoba di lingkungan masyarakat.

Kapolresta Pekanbaru Muharman Arta usai peresmian Kampung Tangguh Anti Narkoba di Gang Hiu II, Jalan Pesisir, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai (di belakang RSDC), Sabtu (9/5/2026), mengatakan, tiga kawasan yang ditetapkan sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba meliputi Kampung Terendam di Kecamatan Rumbai, Kampung Dalam di Kecamatan Senapelan, dan permukiman di Jalan Pangeran Hidayat, Kecamatan Pekanbaru Kota.

Kampung Terendam dipilih sebagai lokasi peresmian karena kawasan tersebut baru memulai program penguatan kampung bebas narkoba.

Setelah diresmikan, kepolisian akan menggencarkan berbagai kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Upaya ini sekaligus penegakan hukum terhadap pelaku peredaran narkoba.

"Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya perang terhadap narkoba, khususnya di Kampung Terendam," ujar Muharman.

Keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Polresta Pekanbaru berharap masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan, pengawasan lingkungan, hingga mendukung penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika.

"Dalam kegiatan ini, kami juga mengukuhkan enam generasi muda sebagai Duta Anti Narkoba Kota Pekanbaru. Para duta yang berasal dari kalangan Generasi Z itu diharapkan mampu membantu upaya preemtif dan preventif untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkoba," harap Muharman.

Selain itu, seluruh unsur yang hadir turut mendeklarasikan penolakan terhadap narkoba. Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk menindak tegas peredaran narkotika tanpa toleransi.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut menyampaikan apresiasi kepada kepolisian yang terus menjadi garda terdepan dalam memberantas peredaran narkoba. Saat ini, peredaran narkotika sudah sangat meresahkan dan dapat merusak kualitas sumber daya manusia. Penyalahgunaan narkoba dinilai berdampak besar terhadap kehidupan sosial maupun produktivitas masyarakat.

"Orang yang sudah terpapar narkoba biasanya kehilangan kontrol diri, motivasi kerja menurun, dan mudah terpengaruh hal-hal negatif," katanya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Panger dan Kampung Dalam Dirazia, Empat Orang Diamankan

Pemerintahan

Kepala BNNK Pekanbaru Bekali 2.900 Mahasiswa Baru Unilak tentang Bahaya Narkoba

Pemerintahan

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Ungkap Peredaran 122 Butir Ekstasi, Satu Pria Diamankan

Pemerintahan

Kabur dari Rutan Pekanbaru 2017 Lalu, Napi Ditangkap di Kuansing Bawa Puluhan Gram Sabu

Pemerintahan

12 THM di Pekanbaru Dirazia, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Pemerintahan

Polisi Amankan Pasutri Terkait Narkoba di Pekanbaru