Kawasan Jembatan Siak I akan Dibenahi, Bangunan Liar Ditertibkan

Redaksi - Selasa, 07 April 2026 14:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/04/_7522_Kawasan-Jembatan-Siak-I-akan-Dibenahi--Bangunan-Liar-Ditertibkan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Wako Agung Nugroho meninjau kawasan di seputaran Jembatan Siak I.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU- Pemerintah Kota Pekanbaru berencana menata ulang kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Siak yang berada di sekitar bawah Jembatan Siak I. Nantinya kawasan ini akan dijadikan sebagai ruang terbuka hijau biru (RTHB).Area yang akan ditata diperkirakan mencapai sekitar satu hektare dan dirancang menjadi kawasan publik untuk aktivitas olahraga dan rekreasi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Walikota Pekanbaru Agung Nugroho saat meninjau langsung kawasan bawah Jembatan Siak I yang berada di bantaran Sungai Siak, Senin (6/4/2026).

Ia mengatakan pembangunan RTHB akan menggunakan dana dan dukungan dari program corporate social responsibility (CSR) dari pihak perusahaan. Menurut Agung, pembangunan taman tersebut ditargetkan selesai tahun ini.

Namun, sebelum membenahi DAS Sungai Siak, pihak Pemkot Pekanbaru akan menertibkan dan merelokasi bangunan liar yang ada di kawasan itu.

Agung menyampaikan, berdasarkan laporan dari Balai Sungai, area pinggiran Sungai Siak merupakan kawasan DAS yang tidak diperbolehkan berdiri bangunan permanen. Karena itu, Pemerintah Kota Pekanbaru akan melakukan penataan dengan pendekatan persuasif kepada warga yang bermukim di lokasi tersebut.

"Kita sudah diskusi dengan pemilik bangunan dan warga. Alhamdulillah mereka bersedia dipindahkan, asalkan ke tempat yang layak dan gratis," kata Agung.

Ia menjelaskan, terdapat 11 kepala keluarga (KK) yang saat ini tinggal di kawasan tersebut. Pemko Pekanbaru telah menyiapkan solusi relokasi dengan memindahkan mereka ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) agar tetap mendapatkan hunian yang layak.

Ia menegaskan, pembangunan tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga melibatkan kolaborasi dengan dunia usaha melalui program CSR.

Ia menambahkan, nilai dukungan CSR untuk pembangunan kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp5 miliar. Pemerintah Kota Pekanbaru berharap kehadiran taman ini nantinya menjadi ruang publik baru yang nyaman dan representatif bagi warga.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Wako Lantik Zulhelmi Arifin Sebagai Sekdako Pekanbaru

Pemerintahan

HGB Ratusan Ruko STC Pekanbaru Tak Bisa Diperpanjang

Pemerintahan

Simpang Sebidang Arifin Ahmad - Sudirman Dibuka Akhir Tahun ini

Pemerintahan

Penataan Tepian Sungai Sail, Pemko Gandeng Kemenko

Pemerintahan

Distankan Pekanbaru Gelar Vaksinasi Rabies Gratis 1 Agustus Hingga 30 September 2026

Pemerintahan

Wako Geram Revitalisasi Pasar Bawah Tak Tuntas, Pengelola Terancam Putus Kontrak