Asisten II Setdakab Inhil Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2026

Riki - Senin, 06 April 2026 19:42 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/04/_1404_Asisten-II-Setdakab-Inhil-Ikuti-Rakor-Pengendalian-Inflasi-Tahun-2026.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Asisten II Setda Inhil, H. Dwi Budiyanto bersama stakeholder terkait mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pembahasan DAK Non Fisik.(Foto: Diskominfotik)
kabarmelayu.comINHIL - Bupati Inhil yang diwakili oleh Asisten II Setda Inhil, H. Dwi Budiyanto bersama stakeholder terkait mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pembahasan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bidang Kesehatan, pengawasan obat dan makanan, serta evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam Program 3 Juta Rumah Senin. (06/06/2026). Kegiatan dilaksanakan melalui zoom meeting di Ruang Multimedia Diskominfo Inhil.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Mendagri Tito Karnavian dan diikuti secara nasional oleh pemerintah daerah bersama sejumlah kementerian/lembaga terkait.

Dalam arahannya, Mendagri menegaskan pemerintah daerah agar tetap fokus menjaga stabilitas harga pangan, khususnya komoditas beras, cabai, bawang, daging ayam, dan minyak goreng karena kelompok makanan dan minuman masih menjadi penyumbang utama inflasi di daerah. Pemantauan harga dan ketersediaan pasokan diminta terus dilakukan pasca-Lebaran agar gejolak harga dapat diantisipasi sejak dini.

Pemerintah daerah juga diminta memperkuat langkah konkret pengendalian inflasi melalui operasi pasar, gerakan pangan murah, penguatan cadangan pangan daerah, serta pengawasan distribusi barang agar tidak terjadi lonjakan harga di tingkat konsumen.

Terkait DAK Non Fisik Bidang Kesehatan, pemerintah pusat menekankan pentingnya percepatan penyaluran dan pemanfaatan anggaran kesehatan, terutama untuk mendukung pelayanan dasar di puskesmas, rumah sakit, tenaga kesehatan, serta pelaksanaan program prioritas kesehatan masyarakat. Daerah diminta segera menuntaskan kesiapan administrasi, sinkronisasi data, percepatan dokumen, dan pelaporan agar serapan anggaran semester I Tahun 2026 berjalan optimal.

Dalam pembahasan Program 3 Juta Rumah, pemerintah daerah diharapkan memberikan dukungan nyata berupa penyediaan lahan, percepatan perizinan, penyesuaian regulasi daerah, serta dukungan infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, dan listrik guna mempercepat pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemerintah pusat menegaskan bahwa pengendalian inflasi, percepatan layanan kesehatan, dan pembangunan rumah rakyat harus berjalan beriringan karena ketiganya berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta daya beli daerah.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Plh Bupati Yuliantini Hadiri Maulid Nabi Bersama Warga Keritang

Pemerintahan

Sekda Inhil Hadiri High-Lever Meeting GREEN For Riau

Pemerintahan

Plh Bupati Inhil Tekankan Kewaspadaan Karhutla

Pemerintahan

Sumber Air Pemadaman Karhutla, Plh Bupati Yuliantini Tinjau Normalisasi Parit 18

Pemerintahan

Warga Dumai Dikejutkan Suara Dentuman, Cahaya Kemerahan Muncul dari Arah Kilang Pertamina Dumai

Pemerintahan

Plh. Bupati Inhil Yuliantini Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Pulau Burung