PWI Sudah Bersatu, IKWI Juga Harus Bersatu

Redaksi - Jumat, 26 September 2025 14:13 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/09/_8988_PWI-Sudah-Bersatu--IKWI-Juga-Harus-Bersatu.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Indah Kirana Atal S. Depari menerima surat penunjukan sebagai IKWI.(Foto: PWI)
kabarmelayu.comJAKARTA - Indah Kirana Atal S. Depari kembali ditunjuk menjadi Ketua Umum Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI), Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia. Penunjukan sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nomor: 086/PWI-P/LXXIX/IX/2025 tertanggal 26 September 2025.

Resmi menjadi Ketua Umum IKWI periode 2025-2030, Indah Kirana menjelaskan bahwa seharusnya yang menjabat adalah isteri dari Ketua Umum PWI Pusat.

"Seharusnya yang menjadi Ketum IKWI itu adalah isteri dari ketua umum PWI terpilih, tapi istri beliau adalah ASN yang tidak bisa meninggalkan pekerjaannya. Sehingga Pak Munir menunjuk, merekomendasikan saya sebagai, Ketua Umum IKWI," jelas Indah Kirana.

Menurut Indah, hal utama yang akan dilakukan oleh IKWI adalah mengadakan Kongres. Namun mengingat kondisi PWI yang baru terlepas dari permasalahan dualisme, Ia mengatakan akan melakukan komunikasi dengan ibu-ibu IKWI melalui zoom.

"Kami mencari cara bagaimana supaya lebih efisien, efektif, simpel. Mungkin lewat Zoom kami akan mengumpulkan ibu-ibu satu nusantara untuk mengadakan, silaturahmi pertama ya. Eh, mau menginformasikan bahwa saya sebagai Ketum Ikwii dengan sesuai dengan surat penunjukan ini. Kemudian akan saya informasikan bahwa pengukuhan atau pelantikannya nanti di HPN di Banten. Februari 2026," paparnya.

Indah menyadari bahwa akan ada pertanyaan terkait tidak digelarnya Kongres. Namun dengan kondisi PWI yang saat ini, memurutnya harus diambil solusi yang tidak menyalahi PD/PRT.

"Kondisinya seperti ini, kita harus ambil solusi yang tidak menyalahi PD PRT. Tetapi apa namanya? Jalannya lancar lah, gitu. Dokumen kita. Nanti pengukuhan akan ada," ujar Indah.

Indah menambahkan, "Kalau program kami yang berikutnya banyak sih, nanti ada Mukernas ya. Namanya nanti diganti Konkernas, Konferensi kerja nasional, itu biasanya kami lakukan saat-saat di sela-sela HPN, dalam 5 tahun tuh sekali."

Indah mengakui bahwa permasalahan dualisme PWI setahun terakhir juga sangat berpengaruh pada IKWI. "Waktu dualisme, IKWInya juga dualisme, mau nggak mau," ujarnya.

Untuk itu, Ia mengatakan dalam zoom yang akan digelar nanti, akan diinformasikan agar IKWI harus bersatu kembali.

"Kalau organisasinya terbelah itu biasa, tapi kita kan berjuanglah, berusaha untuk bersatu kembali. Nah, PWI udah bersatu lagi, IKWInya pun harus begitu," pungkasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:
PWI

Berita Terkait

Pemerintahan

Presiden Komunitas Yaman Kunjungi Ketum PPWI

Pemerintahan

Perkuat Silaturahmi, Imigrasi Siak Kunjungi PWI Riau

Pemerintahan

Lawan Pinjol Ilegal, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik

Pemerintahan

Fun Pingpong Competition, Pererat Sinergi SKK Migas, EMP dan PWI Riau

Pemerintahan

Sambu Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI Riau

Pemerintahan

Gandeng Big Tech Hingga Festival UMKM, PWI Fest 2026 Siap Digelar di Jakarta Desember Mendatang