PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dengan alasan keterbatasan lahan yang tersedia, rencana pembangunan flyover di persimpangan Jalan Tuanku Tambusai-Soekarno-Hatta atau lebih dikenal persimpangan Mal SKA batal dibangun. Namun untuk dapat mengurai kemacetan, Pemerintah Provinsi Riau berencana membangun underpass (jalan tembusan bawah tanah,red).
Plt Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Rahmad Rahim mengatakan, di APBD Perubahan 2017, pihaknya akan mengajukan desain untuk pembangunan underpass di persimpangan Mal SKA. Sedangkan untuk pembangunan fisik direncanakan dilaksanakan pada 2018.
‘’Flyover SKA yang tidak jadi dibangun akan diganti dengan underpass, karena kalau tetap dibangun flyover di sekitar lokasi sudah banyak mal, sehingga bisa menggangu sisi pandang mal-mal tersebut. Sedangkan kalau underpass tidak mengganggu dari segi pandangan,’’ jelasnya.
Sedangkan untuk flyover persimpangan Pasar Pagi Arengka, saat ini pihaknya juga masih terus melakukan pembahasan. Direncanakan di lokasi tersebut akan dibangun flyover dari arah Jalan Soekarno-Hatta mengarah ke Jalan HR Soebrantas. Diharapkan dengan pembangunan tersebut dapat mengurai kemacetan di persimpangan tersebut yang kerap padat terutama di jam sibuk pagi dan sore hari.
(riaupos.co)