Gerakan Tanam Sayur: Wabup Siak Ajak Pondok Pesantren Manfaatkan Lahan Kosong

Redaksi - Senin, 25 Agustus 2025 15:43 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/08/_2358_Gerakan-Tanam-Sayur--Wabup-Siak-Ajak-Pondok-Pesantren-Manfaatkan-Lahan-Kosong.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Diskominfotik Siak

BUNGARAYA, kabarmelayu.com - Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengajak Pondok Pesantren dan masyarakat manfaatkan lahan kosong menjadi produktif melalui gerakan tanamsayuran, cabe, bawang dan lainnya. Upaya ini dilakukan guna mengendalikan lnflasi di Kabupaten Siak.

"Kami minta pondok pesantren dapat mengoptimalkan lahan tidur menjadi produktif, bisa di tanam cabe, kedelai, ubi dan sayur-sayuran, termasuk memelihara hewan ternak," kata Wabup Syamsurizal di acara Tasyakuran HUT RI ke - 80, Harlah Ponpes Hidayatul Mubtadi'in (PPHM) ke-41 tahun 2025, di Bungaraya, Minggu malam (24/8/2025).

Karena menurutnya, pemanfaatan lahan kosong menjadi produktif dan memelihara hewan ternak seperti ayam petelur akan membantu Pemerintah Kabupaten Siak menyiapkan kebutuhan bahan makanan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) nantinya.

Dijelaskan nya, meskipun ini terlihat sepele, ternak ayam, komoditas cabai namun memiliki pengaruh signifikan terhadap inflasi daerah, terutama saat terjadi lonjakan harga dan kelangkaan pasokan.

Selain itu, Sambung Wabup, usaha ini jika berjalan dapat membantu pondok pesantren minimal memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan Pondok. Jika sekala besar bisa di jual keluar dan mendatangkan nilai ekonomi bagi pondok.

"Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini, akan membutuhkan bahan makanan dengan jumlah yang besar. Jika tidak dibantu kita mempersiapkan bahan makanan, maka kita akan kekurangan kebutuhan bahan makanan," sebutnya.

Mantan anggota DPRD Siak tiga priode itu menambahkan, Kabupaten Siak tidak daerah penghasil, namun tidak mungkin terus mendatangkan bahan pokok dari luar. Karena itu, ia minta peran aktif masyarakat dan pondok pesantren.

"Bayangkan saja ibuk dan bapak, jika program MBG ini mulai berjalan. Salah satu contohnya kita akan membutuhkan sekitar 3.000 telur per dapur. Sementara di Kabupaten Siak ada 52 dapur MBG. Se-hari kita membutuhkan 156.000 telur per hari, dan 3.120.000 per 20 hari," terangnya.

Pada kesempatan ini, Wabup Syamsurizal juga mengucapkan selamat Hari Jadi Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Bandar Sungai ke-41, yang juga bertepatan dengan HUT RI ke - 80 tahun 2025.

"Kami mengucapkan selamat Hari Jadi Ponpes Hidayatul Mubtadi'in, semoga semakin maju dan sukses kedepannya, serta menjadi Ponpes yang melahirkan banyak generasi yang alim dan ulama di Kabupaten Siak," tutupnya.(inf/man)


Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Wabup Syamsurizal Lantik 90 Pejabat di Lingkungan Pemkab Siak

Pemerintahan

TNI-Polri Bersama Buruh Tanam 20 Ribu Pohon di Siak, Kabaharkam Tegaskan Polisi Bersama Masyarakat

Pemerintahan

Merawat Masa Depan, Begini Skema Tanam 25 Pohon untuk Pelajar

Pemerintahan

Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba, Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak

Pemerintahan

Wako Pekanbaru Ajak Ulama dan Santri Doakan Indonesia Bebas Karhutla

Pemerintahan

Pemko Pekanbaru Perpanjang Program Penghapusan Denda Pajak Hingga 30 September