Bupati Afni Sedih dengan Kondisi Istana Siak

Redaksi - Selasa, 10 Juni 2025 14:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/06/_525_Bupati-Afni-Sedih-dengan-Kondisi-Istana-Siak.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Bupati Afni Zulkifli dan Wabup Syamsurizal.(Foto: Is
kabarmelayu.comSIAK - Bupati Siak Dr.Afni Z, AP,M.Si merasa sangat sedih dengan kondisi istana Siak saat ini. Pasalnya, bangunan plafon istana Siak tersebut terdapat kebocoran. Bila hujan, para petugas istana harus disibukkan untuk menampung air dengan ember agar tidak basah dan tidak banjirnya tak ke mana-mana.

"Tak hanya itu, saya juga melihat kaca jendela bangunan istana tersebut ada juga yang pecah dan harus pula diganjal dan dipaku dengan kayu, sangat sedih sekali saya melihatnya," ujar Bupati Siak saat menyampaikan sambutannya di rumah kediaman Wakil Bupati Siak Syamsurizal S.Ag,M.Si pada acara Tasyakuran Khitanan Massal di Dusun Kampung Dalam Parit I/II Kecamatan Sungai Apit Senin (9/6/2025).

Kata Afni, marwah itu bukan saja pada harga diri, akan tetapi bangunan sejarah seperti Istana Kesultanan Siak juga menjadi Marwah yang harus terus dijaga dan dirawat. ehingga apa apa yang menjadi peristiwa sejarah di Siak ini nantinya bisa lestari sampai ke anak cucu.

"Tak lekang terkena panas dan tak lapuk terkena hujan," ujar Afni menjelaskan.

Disampaikan Afni, pihaknya akan terus berjuang bagaimana Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bisa terealisasi di tengah tengah masyarakat Kabupaten Siak. Selain itu Afni juga akan berusaha sekuat tenaga dan berfikir bagaimana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak nantinya bisa meningkat, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat pada skala prioritas.

"Dari 17 program yang telah kami rancang dan yang telah kami buat, sebagaimana yang telah kami sampaikan pada saat kampanye kemarin, mudah mudahan dari 17 program tersebut satu di antaranya bisa dilaksanakan pada tahun ini, kendati saat ini Pemkab Siak dihadapkan dengan masalah tunda bayar, inilah tugas berat kami untuk menyelesaikannya," tukasnya.

Bila ada kegiatan yang tidak bersifat prioritas yang akan di laksanakan, akan hentikan dan diutamakan dahulu proyek proyek yang bermanfaat dan yang skala prioritas bagi kepentingan masyarakat.

Perjuangan ini akan dilaksanakan Bupati bersama Wakil Bupati kepada OPD dan DPRD untuk Siak yang lebih baik lagi.

Di sisi lain, setiap kunjungan yang dilakukan, Bupati akan langsung turun ke lapangan.

Afni juga melihat jalan yang baru saja dibangun sudah rusak, siapa yang dapat kegiatan ini menurutnya perlu dievaluasi kembali, bila nilai pekerjaannya tidak baik, Bupati menegaskan agar diblacklist dan di coret saja.

Bupati juga menyinggung masalah mobil yang lewat di Jembatan Tualang Perawang, Jembatan Siak, dan di Jembatan Sungai Apit. Bila melebihi batas atau overload, harus segera diatasi.

Hal ini menurutnya jangan dibiarkan, sebab bisa jembatan itu rubuh nantinya. "dan menjadi sia sialah uang APBD kita yang di dapat dari rakyat untuk rakyat," utup Afni.(inf/yo)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Wakil Bupati Siak Kembali Bagikan Seragam Sekolah Gratis, Perkuat Layanan Pendidikan

Pemerintahan

Bupati Siak Sampaikan Tahniah pada Khataman, Perpisahan, dan Harlah ke-15 Pondok Pesantren Miftahul Qur’an

Pemerintahan

Jadi Korban SK Bupati, Guru di Papua Selatan Kirim Surat Terbuka untuk Presiden

Pemerintahan

Bupati Siak Dorong Penguatan Investasi KITB, DPR RI Nilai Punya Peluang Besar

Pemerintahan

Bupati Afni Zulkifli Buka Puasa Bersama Mahasiswa Siak di Pekanbaru

Pemerintahan

Bupati Bengkalis Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Hj. Umi Kalsum