Perbaikan Jembatan Ujung Batu Dikerjakan Usai Lebaran, Target Tuntas 6 Bulan

Redaksi - Minggu, 09 Maret 2025 22:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/03/_118_Perbaikan-Jembatan-Ujung-Batu-Dikerjakan-Usai-Lebaran--Target-Tuntas-6-Bulan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Gubernur Riau meninjau jembatan Sungai Rokan Ujung Batu.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comROHUL - Gubernur Riau Abdul Wahid meninjau langsungvkondisi Jembatan Sungai Rokan di Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Ahad (9/3/2025). Gubernur memastikan infrastruktur jalan yang menjadi keluhan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Gubri Abdul Wahid didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, M Arief Setiawan. Gubernur melihat langsung dampak pergeseran struktur jembatan akibat arus sungai yang deras.

"Kami saat ini meninjau jembatan yang mengalami pergeseran akibat arus air yang terus menggerus fondasinya, sehingga mengakibatkan kemiringan," kata Abdul Wahid.

Ia menjelaskan, kemiringan jembatan tersebut berpengaruh terhadap daya tampung dan kapasitasnya. Oleh karena itu, Pemprov Riau bersama Pemkab Rohul telah mengambil kebijakan untuk membatasi arus lalu lintas yang melintas.

"Untuk sementara, kendaraan yang boleh melewati jembatan ini hanya roda dua dan roda empat dengan tonase kecil, guna menjaga keselamatan pengguna jalan," jelasnya.

Diterangkan, hasil pengukuran tim teknis, struktur jembatan telah bergeser hingga 90 sentimeter. Abdul Wahid mengungkapkan kekhawatirannya bahwa kondisi ini dapat semakin memperlemah daya tahan jembatan jika tidak segera ditangani.

Abdul Wahid mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan selalu menjaga keselamatan saat melintas. Mengingat kondisi jembatan yang semakin miring, kewaspadaan harus ditingkatkan.

Terkait upaya perbaikan, Wahid menuturkan, Pemprov Riau akan segera menangani kerusakan jembatan ini setelah Lebaran Idul Fitri. Hal itu dikarenakan, saat ini debit air sungai masih tinggi, sehingga perbaikan belum bisa langsung dilakukan.

"InsyaAllah, setelah Lebaran, kami akan mulai perbaikannya. Saat ini, debit air yang tinggi menyulitkan pelaksanaan pekerjaan," tuturnya.

Pengerjaan perbaikan jembatan diperkirakan memakan waktu sekitar enam bulan. Namun, ia berharap proyek ini bisa selesai lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas.

"Kalau bisa, saya minta PUPR Riau menyelesaikannya dalam waktu empat bulan, tetapi tetap memperhatikan kualitas dan keamanan konstruksi," pungkasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Agung Nugroho: Perbaikan Jalan Tahun Ini Harus Lampaui 42 Km

Pemerintahan

Pemkab Siak Ambil Langkah Tegas Cegah Kerusakan Jalan

Pemerintahan

Sepanjang 900 Kilometer Drainase di Pekanbaru Dinormalisasi Tahun Ini

Pemerintahan

Jelang Lebaran, Jalan Rusak di Pekanbaru Kembali Mulus

Pemerintahan

Perbaikan Drainase Salah Satu Fokus Pemko Pekanbaru Tahun Ini

Pemerintahan

Tunggu Evaluasi APBD, Pemko Pekanbaru Segera Perbaiki Jalan Rusak