Dicari! Desa Terbaik Riau untuk Model Pencegahan Korupsi

Redaksi - Jumat, 08 November 2024 15:02 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/11/_6856_Dicari--Desa-Terbaik-Riau-untuk-Model-Pencegahan-Korupsi.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim melakukan kunjungan lapangan salah satu desa di Kampar.(Foto: Ist
PEKANBARU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui tim perluasan percontohan desa anti korupsi melakukan observasi lapangan terhadap tiga desa di Kabupaten Kampar, yakni Desa Salo, Desa Lereng, dan Desa Kepau Jaya. Observasi ini dilaksanakan pada Kamis (7/11/2024) kemarin.

Tujuan utama dari observasi ini adalah untuk menilai kesiapan ketiga desa tersebut dalam menjadi percontohan desa anti korupsi di Provinsi Riau. Tim observasi akan mengevaluasi berbagai aspek yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan desa, partisipasi masyarakat, dan upaya pencegahan korupsi.

Masyarakat Dinas PMD Dukcapil Riau, Tengku Fardhian Khalil sampaikan, hingga saat ini, pihaknya telah melakukan tahapan observasi di 7 kabupaten dari 10 kabupaten yang ada di Provinsi Riau.

Setelah seluruh kabupaten selesai dilakukan observasi, Pemprov Riau akan menetapkan satu desa di setiap kabupaten sebagai perwakilan untuk menjadi desa percontohan anti korupsi.

"Target kami adalah setiap kabupaten memiliki satu desa percontohan yang dapat menjadi role model dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat desa," sebut Tengku Fardhian

Dijelaskan dia, saat ini sudah 7 kabupaten yang sudah kita lakukan proses observasi. Jika 10 kabupaten di Riau seluruhnya sudah kita observasi, kita akan menetapkan 1 desa di tiap kabupaten untuk mewakili kabupatennya.

Lebih lanjut ia menuturkan, proses observasi ini meliputi pengecekan kelengkapan dokumen. Dalam proses pengecekan tersebut, pihaknya berpatokan terhadap 5 komponen dan 18 indikator.

PEKANBARU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus berkomitmen dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat desa. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemprov Riau melalui tim perluasan percontohan desa anti korupsi melakukan observasi lapangan terhadap tiga desa di Kabupaten Kampar, yakni Desa Salo, Desa Lereng, dan Desa Kepau Jaya. Observasi ini dilaksanakan pada Kamis (7/11/2024).

Tujuan utama dari observasi ini adalah untuk menilai kesiapan ketiga desa tersebut dalam menjadi percontohan desa anti korupsi di Provinsi Riau. Tim observasi akan mengevaluasi berbagai aspek yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan desa, partisipasi masyarakat, dan upaya pencegahan korupsi.

Masyarakat Dinas PMD Dukcapil Riau, Tengku Fardhian Khalil sampaikan, hingga saat ini, pihaknya telah melakukan tahapan observasi di 7 kabupaten dari 10 kabupaten yang ada di Provinsi Riau.

Setelah seluruh kabupaten selesai dilakukan observasi, Pemprov Riau akan menetapkan satu desa di setiap kabupaten sebagai perwakilan untuk menjadi desa percontohan anti korupsi.

"Target kami adalah setiap kabupaten memiliki satu desa percontohan yang dapat menjadi role model dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat desa," sebut Tengku Fardhian

Dijelaskan dia, saat ini sudah 7 kabupaten yang sudah kita lakukan proses observasi. Jika 10 kabupaten di Riau seluruhnya sudah kita observasi, kita akan menetapkan 1 desa di tiap kabupaten untuk mewakili kabupatennya.

Lebih lanjut ia menuturkan, proses observasi ini meliputi pengecekan kelengkapan dokumen. Dalam proses pengecekan tersebut, pihaknya berpatokan terhadap 5 komponen dan 18 indikator.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Skandal Laptop BGN: Menguak Dugaan Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital

Pemerintahan

Eksepsi Ditolak, Perkara Abdul Wahid Masuk Tahap Pembuktian

Pemerintahan

Lagi Ngopi. DPO Kasus Jual Beli HPT di Bengkalis Ditangkap

Pemerintahan

Sidang Perdana Dugaan Kasus Pemerasan 6 Kepala UPT di Lingkungan Dinas PUPR PKPP Riau, Abdul Wahid Minta Hakim Objektif

Pemerintahan

Sidang Perdana, Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Ajukan Pengalihan Tahanan

Pemerintahan

Walau Dikelilingi Perusahaan Besar, Dusun Kampung Tua di Siak Ini Nyaris Tak Tersentuh, Infrastruktur Memprihatinkan